Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Makin Mesra Gerindra-PDI Perjuangan, Keponakan Prabowo Subianto Ikut Sekolah di 'Kandang Banteng'

Bakal calon wakil wali kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengikuti Sekolah Partai gelombang III

Tribunnews.com/istimewa
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dan Prabowo Subianto 

TRIBUNBANTEN, JAKARTA - Bakal calon wakil wali kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengikuti Sekolah Partai gelombang III.

Sekolah Partai gelombang III itu diselenggarakan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Berdasarkan data dari panitia Sekolah Partai, sejumlah petahana yang ikut pada gelombang ketiga ini yaitu, dua gubernur, 22 bupati, 20 wakil bupati, dua wali kota dan empat wakil wali kota.

Rahayu Saraswati Diduga Jadi Korban Pelecehan, Paha Calon Wawali Tangsel, Ini Curhatannya

Gerindra Rapat Perdana Pemenangan Muhamad-Rahayu, Strategi Sun Tzu Siap Dimainkan

Peserta Sekolah Partai sebagaimana gelombang l dan ll juga diikuti dari berbagai tingkatan pendidikan.

Terdapat calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang berasal dari S3, S2, S1, D3 hingga SMA.

"Ada Saraswati yang kalau manggil Pak Prabowo itu Pa'de dan ada cucu Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Adly Fairuz yang masih muda," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangannya, Minggu (13/9/2020).

Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat menghadiri acara Ngaji Kamulyan di Posko NU Tangsel Peduli COVID-19, Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangsel, Banten pada Minggu (23/8/2020) malam.
Bakal Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat menghadiri acara Ngaji Kamulyan di Posko NU Tangsel Peduli COVID-19, Jalan Otista Raya, Ciputat, Tangsel, Banten pada Minggu (23/8/2020) malam. (istimewa)

Dia menjelaskan, total peserta calon kepala daerah gelombang ke tiga berjumlah 212 peserta dengan rincian 28 kader dan 184 non kader.

Meskipun yang ikut sebagian besar non kader, bahkan anggota partai lain, namun kata dia, karena didukung oleh PDI Perjuangan maka setidaknya ada gelombang dan frekuensi sama.

"Terkait Pancasila, UUD NRI, NKRI, dan Kebhinnekaan Indonesia," kata Hasto.

Ternyata Mega-Prabowo Sudah Buat Kesepakatan Usung Muhamad-Rahayu di Pilkada Tangsel

Kericuhan Warnai Pendaftaran Paslon Muhammad-Saraswati di KPU Tangsel

Menurut Hasto, PDIP alasan PDIP mengajak non kader ikut Sekolah Partai karena politik PDIP itu politik kerjasama, politik gotong royong.

“PDI Perjuangan memerlukan kerjasama dengan semua pihak bagaimana membumikan Pancasila sebagai ideologi, regulasi hukum, kebijakan, program, dan tuntunan perilaku berbangsa dan bernegara," papar Hasto.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved