Breaking News:

Virus Corona

Penerapan PSBB di Jakarta, Pentingnya Kepedulian Masyarakat Terhadap Penyebaran Covid

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  melanjutkan penerapan PSBB mulai Senin 14 September hingga 14 hari ke depan.

Tangkapan layar channel YouTube PEMPROV DKI JAKARTA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan penerapan PSBB total seperti awal pandemi Covid-19. 

TRIBUNBANTEN, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melanjutkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Senin 14 September hingga 14 hari ke depan. PSBB diterapkan dengan cara pengetatan di berbagai sektor.

Pengumuman itu disampaikan Anies melalui sesi jumpa pers yang digelar di Balai Kota DKI Jakarta, pada Minggu (13/9/2020).

Pemprov DKI Jakarta Terapkan Pengetatan PSBB Mulai 14 September

Sekda DKI dan Wali Kota Jakarta Barat Terpapar Covid-19, Gubernur Anies Beberkan Kondisi Terkini

Upaya melanjutkan penerapan PSBB tersebut mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

Koalisi Tunda Pilkada 2020 menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, pada Minggu (13/9/2020).

"Kami mendukung kebijakan menerapkan PSBB demi keselamatan umat manusia," ujar Ichwan Harahap sebagai Kordinator Aksi, saat menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, pada Minggu (13/9/2020).

Koalisi Tunda Pilkada 2020 menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, pada Minggu (13/9/2020).
Koalisi Tunda Pilkada 2020 menggelar aksi penyampaian pendapat di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, pada Minggu (13/9/2020). (Istimewa)

Menurut dia, perlu kepedulian dan keseriusan mendukung PSBB.

Dia mengajak masyarakat mendukung dan mengawal upaya penerapan PSBB tersebut.

"Keutamaan prinsip melindungi hajat hidup orang banyak dilindungi Hak Asasi Manusia sebagi tujuan akhir dari aspirasi," ujarnya.

Pemudik Bakal Kesulitan Kembali ke Ibukota, Anies Baswedan, Polri dan Kemenhub Lakukan Pengetatan

Jokowi Pilih Rapid Test dan Beli Obat Anticorona, Anies Tetapkan DKI Tanggap Darutat Covid-19

Dia mengingatkan KPU, sebagai penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan pemerintah mempertimbangkan menggelar ajang pesta demokrasi rakyat daerah ketika pandemi Covid-19.

"Agar jutaan manusia bisa diselamatkan dari bahaya Covid 19 yang saat ini semakin meningkat drastis selama proses Pilkada 2020 sedang berlangsung," tuturnya.

Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved