Breaking News:

Virus Corona di Banten

Tangerang Selatan Masuk Zona Oranye, Wali Kota Airin Rachmi: Jangan Lengah

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, akan mengawasi persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany di kantor PMI Cabang Kota Tangerang Selatan, Kamis (17/9/2020). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla.

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, akan mengawasi persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Pada saat ini, status Kota Tangerang Selatan berdasarkan pantauan laman resmi : https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/ sudah Zona Oranye.

Setelah sebelumnya selama lebih kurang satu minggu berada dalam status Zona Merah.

Menurut dia, zona itu hanya sebagai pengingat apakah yang pemerintah setempat lakukan sudah berjalan baik.

"Jangan sampai kita lengah," kata dia, di Kantor PMI Cabang Kota Tangerang Selatan, Kamis (17/9/2020).

Empat Mal di Kota Tangerang Selatan Dapat Layani Administrasi Kependudukan, Berikut Tempatnya

Pertamina Jual BBM Jenis Pertalite Seharga Premium di Tangerang Selatan

Dia menjelaskan, indikator kedisiplinan masyarakat enjadi penentu apakah satu daerah itu disebut Zona Merah, Zona Oranye, Zona Kuning dan Zona Hijau.

Arti dari 4 Zona tersebut ialah, Zona Merah berarti risiko tinggi, Zona Oranye dengan risiko sedang, Zona Kuning yaitu risiko rendah dan Zona Hijau tanpa adanya kasus.

Dia mengaku akan memonitor dan mengevaluasi aktivitas warga supaya tidak terjadi hal-hal buruk.

Ia juga menyampaikan tolak ukur menyebut keadaan situasi wilayah itu dengan trend.

"Persoalannya trend, trend dari yang positif, sekarang kan jadi suspect, terkonfirmasi dan probable serta yang lainnya," kata Airin.

Untuk diketahui, Tangerang Raya meliputi Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang sudah berubah menjadi zona oranye wilayah terdampak coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Tiga kota itu masuk ke dalam total 34 kabupaten dan kota di Indonesia yang berubah dari zona risiko tinggi (merah) menjadi zona risiko sedang (kuning) penularan virus corona dalam sepekan terakhir.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved