Breaking News:

Virus Corona

Terungkap Mengapa Covid-19 Begitu Cepat Mematikan, Padahal Penderita Sebelumnya Masih Terlihat Sehat

Belakangan makin sering tersiar kabar orang yang beberapa hari sebelumnya sehat dan masih beraktifitas biasa, mendadak jatuh sakit sesak nafas dan tak

TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANT
Suasana pemakaman jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (24/5/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Jumlah korban meninggal akibat terinfeksi virus Corona atau Covid-19 terus bertambah. 

Belakangan makin sering tersiar kabar orang yang beberapa hari sebelumnya sehat dan masih beraktifitas biasa, mendadak jatuh sakit sesak nafas dan tak lama meninnggal dunia.

Kabar teranyar yakni Sekda Pemprov DKI Jakarta Saefullah yang baru dirawat hari Sabtu pekan lalu dan Rabu dikabarkan meninggal dunia.

Sekarang sedang ramai dibicarakan happy hypoxia. Apa itu Happy Hypoxia?

 Lansia Warga Kota Serang Meninggal Dunia karena Terinfeksi Covid-19

Happy Hypoxia

Happy Hypoxia mulai tidak asing terdengar di telinga masyarakat belakangan ini.

Istilah tersebut dikaitkan dengan infeksi Covid-19 yang saat ini masih mewabah di Indonesia bahkan di dunia.

Happy Hypoxia ini bukan penyakit yang berdiri sendiri melainkan gejala yang muncul pada pasien Covid-19.

Lantas, apa itu Happy Hypoxia?

Seperti yang telah diwartakan Tribunnews sebelumnya, Dokter Spesialis Paru Dr. Erlina Burhan M.Sc, Sp.P menuturkan bahwa Happy Hypoxia adalah kurangnya oksigen di dalam darah, dimana orang normal dan sehat memililki kadar oksigen 95-100 persen di dalam darahnya.

 

Halaman
1234
Editor: Yulis Banten
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved