Hari Mulai Gelap, Ratusan Mahasiswa Masih Blokade Jalan Raya di Kota Serang

Hingga pukul 18.15 WIB, ratusan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi tersebut masih tetap bertahan dan terus berteriak di badan jalan.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Ratusan mahasiswa berunjuk rasa dan memblokade Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang, Banten, Selasa (6/10/2020) hingga hari mulai gelap. Massa mahasiswa menuntut dicabutnya UU Cipta Kerja. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Lebih 200 mahasiswa yang tergabung dari 28 mahasiswa se-Banten masih bertahan menggelar unjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang, Banten hingga Selasa (6/10/2020).

Massa mahasiswa masih memblokade jalan tepat di depan kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Kota Serang kendati hari mulai gelap.

Para mahasiswa melakukan aksi demonstrasi untuk menggugat dan menolak Undang-undang Cipta Kerja yang baru disahkan DPR RI.

Hingga pukul 18.15 WIB, ratusan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi tersebut masih tetap bertahan dan terus berteriak di badan jalan.

Mereka melakukan orasi dengan sesekali meneriakkan sumpah mahasiswa secara serentak.

Para mahasiswa tersebut menyampaikan tidak akan membubarkan diri sampai tuntutan mereka tidak dipenuhi DPR RI dan pemerintah.

Mereka menuntut Omnibus Law, termasuk UU Cipta Kerja, yang baru disahkan DPR RI segera dicabut.

Pantaun Tribunbanten.com, beberapa pelajar SMA hadir di antara kerumunan unjuk rasa mahasiswa ini untuk memberikan dukungan.

Selain itu, sejumlah anggota Polres Serang Kota telah menggelar apel dan bersiap-siap untuk membubarkan unjuk rasa mahasiswa itu.

Mengetahui hal itu, massa mahasiswa meminta aparat kepolisian tidak melakukan pembubaran aksi mahasiswa yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas.

"Polisi seharusnya melindungi rakyatnya, bukan malah sebaliknya. Jadi tolong Pak Polisi biarkan kami tetap aksi dan menyuarakan," ujar salah satu orator.

Hingga saat ini para mahasiswa masih bertahan dan terus bernyanyi dan berteriak.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved