Breaking News:

Nasihat Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk Mahasiswa "Uang Negara Bukan Uang Nenek Moyang"

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi peringatan kepada wisudawan PKN STAN agar tidak mudah tergoda dengan uang sogokan.

Editor: Glery Lazuardi
KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memberikan keterangan kepada media melalui video conference di Jakarta, Selasa (24/3/2020) 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi peringatan kepada wisudawan PKN STAN agar tidak mudah tergoda dengan uang sogokan.

Pasalnya, para wisudawan STAN tersebut akan bekerja sebagai aparatur sipil negara ( ASN) yang bakal mengelola keuangan negara.

Bendahara negara itu pun mengatakan kepada para wisudawan agar memegang teguh integritas dalam pengelolaan keuangan negara.

Sebab, uang yang dikelola merupakan uang negara yang didapatkan dari dana masyarakat.

"Keuangan negara ini adalah uang masyarakat, bangsa negara. Bukan uang kita, bukan uang nenek moyang kita, bukan untuk anak cucu saya sendiri, tidak. Ini adalah uang rakyat," kata dia saat memberi sambutan dalam Wisuda Akbar PKN STAN 2020 di Jakarta, Rabu, (14/10/2020).

Baca juga: Sri Mulyani Akui ASN Golongan I, II, dan III Tetap Dapat THR dan Gaji Ke-13

Baca juga: Pro-Kontra Omnibus Law, Pemerintah-DPR Sahkan Mendadak, Buruh Lakukan Mogok Nasional

Sri Mulyani menambahkan, bila uang negara dikelola dengan baik, maka bisa digunakan untuk memberi kesejahteraan pada masyarakat.

Namun di sisi lain, uang itu juga bisa menjadi godaan bila orang yang mengelola tidak memiliki integritas.

Sri Mulyani menegaskan, integritas merupakan sesuatu yang tidak boleh diperjualbelikan karena itu bisa menggambarkan karakter seseorang.

Ketika integritas digadaikan, maka seseorang tidak lagi berharga karena bisa dibayar dengan uang sogokan.

Baca juga: Beda Pendapat Soal UU Cipta Kerja, Anggota DPRD Kota Serang Siap Dipecat, Saya Berjuang Demi Buruh

Baca juga: Uang Hasil Penipuan Tersangka Dokter Pelecehan di Bandara Soetta Dikirim ke Ibunya

"Meskipun menghadap kemungkinan diberikan uang sogokan. Nilainya bisa jutaan, puluhan juta, ratusan juta, bahkan bisa miliar. Namun itu tidak diperjualbelikan, nilai itu menjadi tidak ada harganya begitu anda jual integritas anda. Anda menjadi tidak punya nilai," ungkapnya.

"Ironis, namun itu benar. Jadi peliharalah integritas anda. Dan saya senang kalian sampaikan terima kasih kepada orang tua, pengajar, itu nilai etika dan moralitas. Kalian jaga sopan santun dan etika," lanjut dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pesan Sri Mulyani ke Wisudawan STAN: Uang Negara Bukan Uang Nenek Moyang Kita"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved