Breaking News:

Kemegahan Monumen Ondel-Ondel Sebagai Ikon Kota

Memasuki kota Jakarta yang kental dengan kebudayaan Betawi, rasanya tak lengkap kalau tidak berkunjung ke kawasan Kemayoran.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Monumen Ondel-Ondel 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Memasuki kota Jakarta yang kental dengan kebudayaan Betawi, rasanya tak lengkap kalau tidak berkunjung ke kawasan Kemayoran.

Selain sering dihelat acara-acara khas Jakarta, kawasan ini juga turut berpartisipasi untuk melestarikan ciri khas budaya Betawi, yaitu dengan mendirikan monumen ondel-ondel.

Baca juga: Simbol Kabupaten Pandeglang Tugu Badak Justru Tidak Terawat dan Lingkungan Kotor

Ondel-ondel sebagai landmark kawasan Kemayoran di sisi Selatan Jalan Benyamin Sueb merupakan penanda secara visual dan memberi karakter kawasan yang diambil dari ikon budaya Betawi dengan memperbesar skala, sehingga keberadaannya lebih dilihat banyak orang saat melintasi jalan utama tersebut.

Hal ini sejalan dengan tujuan PPK Kemayoran dalam meningkatkan rasa ikut memiliki dan menanamkan kebanggaan terhadap budaya Betawi secara aktif dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah serta mendorong perkembangan industri kreatif berbasis budaya.

Monumen Ondel-Ondel
Monumen Ondel-Ondel (istimewa)

Kemegahan monumen ondel-ondel ini dibilang sebagai penyegar ditengah kepenatan lalu lintas bundaran Jalan Runaway Kemayoran ini.

Tak heran, keberadaan monumen khas Betawi ini ternyata mengundang antusias masyarakat Jakarta untuk sekedar memuaskan rasa penasaran sampai mengabadikannya dalam jepretan kamera.

“Diharapkan nantinya di area monumen ondel-ondel Kemayoran akan ada plakat untuk memberikan informasi asal-muasal ondel-ondel dan filosofi dibalik warna ondel-ondel tersebut, sehingga masyarakat bisa mengetahui hal seputar ondel-ondel.“ ungkap Riski Renando selaku Direktur Perencanaan dan Pembangunan PPK Kemayoran, Senin (19/10/2020).

Baca juga: Perayaan HUT Republik Indonesia ke-75, Monumen Lengkong Sejarah Perjuangan Rakyat Tangerang Selatan

Didirikan sejak Januari 2014 lalu oleh PPK Kemayoran, monumen ondel-ondel yang memiliki tinggi 9,5 meter dan berat 1,5 ton ini rutin dirawat dengan pengecatan tiap 2 tahun sekali dan dilakukan perawatan tanaman setiap harinya di area tersebut.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved