Breaking News:

"Ngajar Layangan" Permainan Tradisional yang Masih Eksis di Banten

Puluhan mainan tradisional, layang-layang menghiasi langit di Kabupaten Pandeglang pada Minggu (25/10/2020) sore.

Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/RIZKIASDIARMAN
Pemain layangan sedang bermain layangan di Kabupaten Pandeglang pada Minggu (25/10/2020) sore. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Puluhan mainan tradisional, layang-layang menghiasi langit di Kabupaten Pandeglang pada Minggu (25/10/2020) sore.

Di tengah perkembangan globalisasi digital berupa lahirnya gadget, permainan tradisional layang-layang masih menjadi idola permainan tradisional.

Hal tersebut terpantau dari ramainya warga dari berbagai kalangan memainkan layangan.

Lembaran bahan tipis berkerangka dengan berbagai ukuran dan bentuk serta lengkungan asahan bambu terlihat sangat estetis dan kreatif tersebut diterbangkan ke udara dan terhubungkan dengan tali atau benang.

Warna-warni sampul dari layangan yang digunakan terlihat menyorot mata dari ketinggian 10 meter panjang benang yang dilepaskannya ke langit.

Baca juga: Negeri di Awan Tak Hanya Dongeng, Jadi Tempat Wisata Provinsi Banten, Hanya 3 Jam dari Jakarta

Baca juga: Taman Wisata Mahoni, Destinasi yang Menarik Dikunjungi, Keren Banget!

Ditambah lagi dengan keseruan permainan layang-layang saat adegan beradu tali hingga mengakibatkan layangan berdempetan hingga membuat garis sejajar.

Tak hanya itu berbalas ejekan pun mewarnai keseruan dari permainan tradisional ini.

Di Kabupaten Pandeglang yang terkenal dengan sebutan kota santri ini rupanya masih menyelipkan permainan tradisional layang-layang yang menjadi tradisi musiman.

"Ngajar layangan" merupakan istilah atau ujaran yang digunakan oleh masyarakat sekitar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved