Breaking News:

BMKG: Pelayaran Merak-Bakauheni Aman Selama Libur Panjang, Ketinggian Gelombang di Bawah 1,25 Meter

Gelombang laut sepanjang perlintasan Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni berada pada ketinggian 0,5-1,25 meter.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
pixabay.com/Fotoworkshop4You
Ilustrasi Gelombang 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, MERAK - Gelombang laut sepanjang perlintasan Pelabuhan Merak-Pelabuhan Bakauheni berada pada ketinggian 0,5-1,25 meter.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kelas 1 Serang, Tarjono.

"Untuk pelayaran Merak-Bakauheni relatif masih aman untuk gelombangnya sekitar 0,5-1,25 Meter," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Muncul Fenomena Awan Hitam Bergelombang di Serang, Ini Penjelasan BMKG

Baca juga: Sempat Tak Berbunyi Saat Dinyalakan, BMKG Jelaskan Alat Pendeteksi Tsunami di Banten Berfungsi

Dia menjelaskan, kapal laut masih dapat beroperasi seperti biasa tanpa harus khawatir terhadap gelombang.

Gelombang masih relatif rendah, akan tetapi kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem karena pengaruh La Nina harus diperhatikan.

"Tidak terlalu berpengaruh kepada gelombang sih kalau fenomena La Nina, cuman dia pengaruhnya ke cuaca," ujarnya.

Menurut dia, fenomena La Nina menyumbang kandungan uap air sekitar 40% di wilayah Indonesia termasuk Banten.

Pihaknya akan menginformasikan terkait gelombang, karena informasi gelombang sifatnya diperuntukkan untuk tiga hari ke depan.

"Nanti akan di-update terus setiap harinya dan akan kami sampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat dan pihak terkait seperti ASDP yang utama," tegasnya.

Dia meminta masyarakat selalu waspada dan tidak perlu panik yang berlebihan.

Baca juga: Gelombang Tsunami Setinggi 20 Meter Ancam Banten, BMKG Beri Tips Menyelamatkan Diri dari Bencana

Baca juga: Ilmuwan Ungkap Ancaman Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa, BMKG: Hanya Butuh 20 Menit sampai Daratan

Masyarakat juga diharapkan memperbaharui informasi tentang cuaca maupun gelombang tinggi.

"Apabila mendapatkan informasi yang diragukan silahkan tanya ke BMKG terdekat," tutup Tarjono.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved