Breaking News:

Eks Anggota Polri Dalangi Transaksi Ilegal Senjata Api, Manfaatkan Jasa Pengiriman Lewat Pos

Jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta menggagalkan pemesanan amunisi peluru tajam secara ilegal.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Adi Ferdian Saputra saat menjelaskan masalah laporan Ade Fita (25), pegawai Garuda Maintenance Facilities (GMF), yang tertipu puluhan juta rupiah dikarenakan membeli masker murah di Mapolresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (1/4/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta menggagalkan pemesanan amunisi peluru tajam secara ilegal.

Bahkan bukan hanya amunisi peluru, pengiriman senjata jenis revolver rakitan juga digagalkan oleh petugas.

Kapolresta Bandara Soetta, Kombes Adi Ferdian Saputra, menjelaskan pihaknya mengamankan satu orang pelaku terkait kasus tersebut.

Pelaku diketahui berinisial ZI (35), mantan anggota polisi.

"Dia dulu anggota, tapi sudah diberhentikan secara tidak hormat," ujar Adi saat ditemui di Mapolresta Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Dua Pria Kabur saat Lewati X-Ray Bandara Soetta, Ternyata Bawa Barang Haram 9,2 Kg Sabu

Baca juga: Pelaku Pelecehan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Minta Uang Rp 1,4 Juta untuk Ubah Hasil Tes

Adi menyebut pihaknya bekerja sama dengan PT Pos Indonesia terkait penyidikan kasus ini.

Sejumlah barang bukti pun disita polisi dari pengiriman paket tersebut.

"Kami berhasil mengamankan 50 butir peluru dan satu pucuk senjata Air Gun," ucapnya.

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander, menambahkan bahwa pihaknya masih terus mendalami kasus ini.

Akan ditelusuri profil tersangka untuk mengungkap seluruh fakta hukumnya.

"Sebanyak 50 butir peluru tajam itu dihargai Rp 7,5 juta. Kami masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut," kata Alex.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Pusing tak Punya Kerjaan Mantan Anggota Polisi Geluti Bisnis Senjata Api

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved