Breaking News:

Tanah Longsor Terjadi di Desa Citorek, Tiga Titik Jalur Wisata Terkena Dampak

Insiden tanah longsor terjadi di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, pada Sabtu, (31/10/2020).

Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Glery Lazuardi
tribunnewsbogor
ilustrasi tanah longsor 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Insiden tanah longsor terjadi di Desa Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, pada Sabtu, (31/10/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah longsor terjadi di tiga titik jalur wisata Gunung Luhur.

Pernyataan itu disampaikan Penanggung Jawab Sementara (Pjs) Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Ajis Suhendi.

"Berdasarkan hasil peninjauan tim BPBD Lebak dan Banten pada Sabtu sore, telah terjadi longsor di tiga titik lokasi jalur jalan wisata tersebut sekira 300 meter ke tempat wisata Gunung Luhur," jelasnya saat dihubungi pada Minggu (1/11/2020).

Baca juga: Fenomena La Nina Sedang Berlangsung, 4 Wilayah di Banten Ini Rawan Banjir dan Longsor

Baca juga: BPBD Minta Masyarakat Pandeglang Siaga Hadapi Banjir dan Longsor

Menurutnya, penyebab longsor karena curah hujan yang deras.

"Tidak ada korban jiwa, dalam insiden terjadinya longsor tersebut," katanya.

Ia menyebutkan, dari data BPBD Banten ada 25 titik longsor menuju kawasan Wisata Negeri Di Atas Awan yang berada di Kabupaten Lebak.

Titik longsor tersebut muncul pasca hujan deras dan banjir bandang yang menimpa sebagian wilayah di Kabupaten Lebak, tepatnya di Kecamatan Cibeber.

"Sejak terjadi banjir bandang pada 24 dan 28 Oktober 2020 lalu jalur Gunung Luhur menuju Warung Banten semuanya merupakan titik longsor," ucapnya.

Sementara untuk titik terparah, kata dia berada di ruas jalan Gunung Luhur menuju Ciparay.

Baca juga: BMKG: Waspada intensitas Hujan Lebat Yang Akibatkan Banjir serta Longsor di Lebak dan Pandeglang

Baca juga: TPA Cipeucang Longsor, Warga BSD Nikmati Bau Sampah Menyengat Sepanjang Hari

"Terparah longsoran itu dari gunung luhur ke Ciparay. Kalau mau nyusur lewat Panggarangan," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved