MUI Kota Serang Minta Presiden Joko Widodo Panggil Dubes Prancis untuk Indonesia

MUI Kota Serang menyetujui usulan MUI Pusat yang meminta Presiden Indonesia Joko Widodo meminta keterangan duta besar Perancis untuk Indonesia

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
ABDULMONAM EASSA / POOL / AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron bersama Menteri Pendidikan Prancis Jean-Michel Blanquer, berbicara di depan sebuah sekolah menengah di Conflans Saint-Honorine, 30 km barat laut Paris, pada 16 Oktober 2020, setelah seorang guru dipenggal oleh penyerang karena membawa karikatur Nabi Muhammad SAW. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Majelis Ulama Indonesia Kota Serang mendukung usulan MUI Pusat yang meminta Presiden Indonesia Joko Widodo meminta keterangan duta besar Prancis untuk Indonesia.

Hal tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap pernyataan kontroversial yang disampaikan Presiden Prancis, Emmanuel Marcon.

"Saya setuju usulan MUI pusat," ujar Ketua MUI Kota Serang, Mahmudi saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Forum Persaudaraan Umat Islam Banten Gelar Aksi Unras Kecam Pernyataan Presiden Prancis

Baca juga: DPP LDII: Kemandirian Umat Islam Lebih Penting Ketimbang Sekadar Blokir Produk Prancis

Menurut dia, pidato Presiden Prancis bukan sebagai bentuk ekspresi kebebasan, melainkan penghinaan terhadap umat muslim yang ada dibelahan Dunia.

Dia mencontohkan pemboikotan produk-produk Prancis yang dilakukan negara besar lainnya seperti, Turki, Qatar, dan Arab Saudi.

Ia mengungkapkan pihaknya siap memboikot produk-produk asal negara mode itu berada di Kota Serang, terutama melalui media sosial yang dimiliki MUI Kota Serang.

Baca juga: Pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron Dinilai Menghina Islam, Ini Kata Presiden Joko Widodo

Baca juga: Waketum MUI Kecam Pernyataan Presiden Prancis, Sikap Kontroversial Bisa Bangkitkan Islamophobia

"Ya menggunakan media sosial saja secara terus-terusan, termasuk dengan ormas-ormas islam lainnya," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved