Gempa di Lebak

Banten Selatan Diguncang Gempa 5,2 SR, Gempa Terasa dari Bayah, Rangkasbitung hingga Sukabumi

Gempa berkekuatan 5,2 SR melanda kawasan Banten selatan pada Kamis (5/11/2020) pukul 05.21 WIB. Gempa terasa dari Lebak hingga Sukabumi.

Editor: Yulis Banten
ntnews.co.au
Ilustrasi Gempa guncang Banten Selatan dengan magnitudo 5,2 SR pada Kamis (5/11/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Gempa berkekuatan 5,2 SR melanda kawasan Banten selatan pada Kamis (5/11/2020) pukul 05.21 WIB.

Guncangan gempa terasa dari Lebak, Banten hingga Sukabumi.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa, tersebut berada di kedalaman 10 kilometer di Samudera Hindia.

tepatnya yakni pada koordinat: 7.57 LS, 106.05 BT atau 74 kilometer barat daya Bayah, Banten.

Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Gempa terasa di sebagaian besar wilayah Banten Selatan.

Baca juga: BMKG: Banten Diguncang Gempa Sebanyak 104 Kali Selama Satu Bulan

Dari laporan yang diterima TribunBanten.com, gempa terasa hingga Rangkasbitung dan Pandeglang.

Getaran gempa terjadi selama beberapa detik.

"Di Bayah sangat terasa, hanya sebentar tapi bikin kaget, sempat panik juga," kata Erwin warga Bayah, Lebak kepada Kompas.com.

Erwin mengatakan, sejauh ini di lingkungan rumahnya di Bayah Barat cukup kondusif.

Menurut dia, sejumlah warga sempat keluar rumah dan saling memastikan bahwa terjadi gempa.

Namun, kini aktivitas warga sudah kembali normal.

Warga Lainnya, Farid mengatakan, gempa juga terasa di kediamannya di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang.

"Getarannya kecil, tapi terasa dua kali," kata dia.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang diakibatkan gempa tersebut.

Sukabumi

Warga Sukabumi, Jawa Barat, merasakan guncangan gempa yang cukup besar pada Kamis (5/11/2020), sekitar pukul 05.21 WIB.

Dilaporkan di beberapa daerah di wilayah Kabupaten Sukabumi, sejumlah warga sempat berhamburan keluar rumah saat gempa berguncang beberapa detik.

 "Terasa besar sekali guncangannya, saya juga sempat keluar rumah," ujar seorang warga di wilayah Kecamatan Parungkuda, Sity Mariam saat dihubungi Kompas.com Kamis pagi.

Menurut pegiat kemanusiaan itu, selain dirinya dan keluarga, tetangga pun banyak yang keluar rumah saat terjadi gempa di Sukabumi.

"Tetangga saya juga pada berhamburan keluar rumah," ujar Koordinator Lapangan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sukabumi itu.

Gempa pada Kamis pagi juga mengagetkan warga pinggiran Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) di Dusun Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.

"Ya, terasa guncangannya lumayan besar, warga pada panik keluar rumah," ungkap Asep Supriawan seorang warga saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kamis Pagi, Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 5,2"

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa Magnitudo 5,2 di Banten Tidak Berpotensi Tsunami", Klik untuk baca: 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved