Breaking News:

Wali Kota Serang dan Kadinkes Beda Pendapat soal Tempat Tinggal Tenaga Medis Pasien Covid-19

Apabila nanti ditemukan terdapat tenaga medis yang terpapar Covid-19, maka mereka akan diisolasi seperti pasien Covid-19 lainnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Kogabwilhan I
Sejumlah petugas tengah memberikan pelayanan kepada warga di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Kemayoran, Jakarta. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah pasien Covid-19 tanpa gejala segera yang di wilayah Kota Serang segera ditempatkan di Rusunawa Margaluyu, Kasemen, Kota Serang.

Namun, muncul tinggal bersama dengan pasien tanpa gejala Covid-19.

Menurutnya, Pemkot Serang telah menyediakan satu tempat ruangan yang berada di Rusunawa Margaluyu.

Hal tersebut dilakukan agar menekan dan mencegah penyebaran cluster Covid-19.

"Adapun tenaga medis, itu kan banyak ruangan nanti kita atur dengan kepala dinasnya," ujarnya saat ditemui di Puspemkot Serang, Kota Serang, Rabu (11/11/2020).

Ia tetap bersikeras agar para tenaga medis tinggal di Rusunawa dan tidak mengindahkan peraturan dari Pemkot Serang.

Baca juga: Rusunawa Margaluyu Dijadikan Sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Kota Serang

Baca juga: Resmikan RSI H Madali Lebak sebagai Tempat Pasien Covid-19, Bupati Iti Kesal Ingin Labrak Pemprov

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Serang, M Ikbal mengatakan tenaga medis yang akan berkerja di Rusunawa Margaluyu diperbolehkan untuk pulang kerumah masing-masing setelah melakukan perawatan pasien Covid-19.

Apabila nanti ditemukan terdapat tenaga medis yang terpapar Covid-19, maka para tenaga medis akan diisolasi seperti pasien Covid-19 lainnya.

"Kami disinfektan semua nanti yang positif tidak diizinkan kerja dulu sampai hasilnya negatif," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved