Breaking News:

Perbandingan Kepemimpinan Indonesia dan Vietnam dalam Pengambilan Kebijakan Penanganan Covid-19

Pandemi Covid-19 mengakibatkan banyak Negara menepatkan diri dalam situasi krisis yang luar biasa.

Editor: Glery Lazuardi
freepik
Ilustrasi Covid-19 

Pada 13 Maret 2020, pemerintah membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease untuk mengoordinasikan kegiatan antar lembaga dan mencegah serta menanggulangi dampak Covid-19, yang berada dalam lingkup Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Lalu karena seiring dengan naiknya jumlah kasus Covid-19, pemerintah mulai menerapkan kebijakan yang lebih ketat sebagai upaya pencegahan penularan virus tersebut yang dikenal dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Isi kebijakan ini pada dasarnya adalah upaya pembatasan lalu lintas manusia untuk mengurangi penyebaran Covid-19 terutama yang diakibatkan oleh transmisi (penularan) lokal.

Meskipun sampai saat ini PSBB masih diberlakukan di beberapa kota, penerapan strategi manajemen krisis yang dilakukan pemerintah dalam penanganan Covid-19 dapat dikatakan kurang efektif.

Hal ini terlihat dari masih banyaknya kontroversi yang terjadi baik antara pemangku kepentingan maupun publik dalam penerapan berbagai kebijakan.

Krisis Kepemimpinan?

Jika kita melihat perbandingan kebijakan kedua Negara tersebut dalam penanganan Covid-19 antara Indonesia dan Vietnam, maka muncul perbedaan mendasar diantara keduanya yaitu dari cara pandang sebuah Negara dalam melihat Pandemi Covid-19 ini.

Perbedaan cara pandang inilah yang menentukan keberhasilan sebuah Negara dalam menangani pandemi ini.

Dan dalam hal ini, Indonesia masih jauh dari kata berhasil dalam hal penanganan, jika dibandingkan dengan Vietnam.

Kurang efektifnya penerapan strategi manajemen krisis yang dilakukan oleh pemerintah pada dasarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor;

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved