Pria Tewas Bersimpah Darah di Jalan Kampung Dibunuh Anak Buah yang Sakit Hati, Bisa Cengar-cengir
Tersangka NJ tampak tenang kendati mengenakan baju tahanan dan tangan terborgol serta disorot kamera awak media.
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Abdul Qodir
Laporan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA TANGERANG - Kit Fo (42) ditemukan tewas bersimbar darah di tengah jalan Kampung Bayur RT 3 RW 4, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Periuk Jaya, Kota Tangerang, Kamis (19/11/2020) tengah malam.
Warga Kampung Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang itu ditemukan dalam keadaan penuh darah di sekujur tubuhnya.
Dari penyidikan polisi, diketahui pelaku pembunuhan terhadap Kit Fo adalah orang dekatnya, yakni anak buahnya, NJ (23). Antara pelaku dan korban sudah saling mengenal selama 13 tahun.
"Tersangka yang berinisial NJ (23) ini merupakan karyawan korban, di mana korban merupakan pemiliki toko nugget atau frozed food (makanan beku)," ujar Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi TribuBanten.com, Senin (23/11/2020).
Aditya menjelaskan motif pembunuhan tersebut yakni rasa sakit hati dan dendam dari pelaku lantaran sepeda motornya dihilangkan oleh korban.
"Tersangka ini sakit hati dan dendam lalu merencanakan aksinya ingin menghabisi korban," ujarnya.
Dan hingga pertemuan terakhir, korban Kit Fo belum memberikan uang ganti rugi kepada tersangka NJ.
Tersangka NJ terus meminta dan menanyakan kelanjutan uang ganti seepda motornya kepada Kit Fo.
Namun, bosnya itu memberikan jawaban tidak memuaskan dan terkesan enggan memberikan ganti rugi.
Hingga suatu ketika, tersangka NJ sakit hati dan merencanakan menghabisi nyawa bosnya itu.
"Si tersangka ini pun menyiapkan palu sebagai alat untuk membunuh korban," ujar Aditya.
Baca juga: Jasad Bersimbah Darah di Jalan Jatiuwung Kota Tangerang, Polisi Temukan Terduga Pembunuhannya
Baca juga: Ibu Bunuh 2 Anak Lalu Gantung Diri: Maafkan Aku, Aku Pergi, Biar Anak-anak Ikut Bersamaku
Pada Kamis (19/11/2020) malam, tersangka NJ mendatangi korban Kit Fo dan meminta untuk diantar ke rumah saudaranya melalui jalan yang sudah ditentukan.
Dan saat melewati jalan Kampung Bayur Kelurahan Periuk Jaya yang sepi, tersangka NJ mengesekusi korban. Tersangka NJ memukul dengan kepala korban dengan palu yang sebelumnya telah dia siapkan.
"Berdasarkan hasil autopsi, korban mengalami luka bekas pukul di kepala sebanyak 9 kali, lalu setelah dipukul motor korban diambil oleh tersangka," jelasnya.
Tersangka NJ meninggalkan tubuh korban di tengah jalan kampung hingga akhirnya ditemukan warga.
Sementara, tersangka NJ mengambil sepeda motor korban dan membawanya ke daerah Sepatan Kabupaten Tangerang, untuk membuang barang bukti palu.
Selanjutnya, NJ pergi ke daerah Pasar Kemis.
Tersangka NK ditangkap tim dari Polsek Jatiuwung saat berada di tengah jalan kawasan Pasir Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat (20/11/2020) malam atau beberapa jam setelah adanya laporan penemuan jenazah korban.
Polsek Jatiuwung menjerat NJ dengan sangkaan melanggar Pasal 340 KUHP Juncot Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dan terancam hukuman pidana minimal 20 tahun penjara.
Pantaun TirbunJakarta.com, tersangka NJ (23) yang mengenakan setengah topeng di wajah, tampak cengar-cengir saat digiring dan dihadirkan polisi dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolsek Jatiuwung pada Senin (23/11/2020).
Tersangka NJ tampak tenang kendati mengenakan baju tahanan dan tangan terborgol serta disorot kamera awak media.
"Senyum itu ibadah bang," celetuk NJ seraya kembali tersenyum saat digiring polisi.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Kit Fo (42) dengan menggunakan kaos berwarna hitam ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan.
Jasad korban bersimbah darah karena disebabkan luka pada kepala bagian belakang namun, barang milik korban tidak ada yamg hilang sama sekali.
Saat ditemukan korban masih membawa tas berwarna coklat. Saat itu, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Dilandasi Rasa Dendam, Karyawan di Tangerang Nekat Bunuh Bosnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/barng-bukti-anak-buah-bunuh-bos-di-kampung-bayur-periuk-jaya-kota-tangerang.jpg)