Breaking News:

Temukan Senpi di Dermaga PT Cemindo Gemilang, Pertontonkan ke Teman, DE Diangkut Polisi

Dari hasil laporan tersebut, tim diterjunkan dan berangkat menuju tempat wisata di Gunung Luhur, Desa Citorek Kecamatan Beber, Kabupaten Lebak.

Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Abdul Qodir
Dok Polres Lebak
Barang bukti satu pucuk senpi jenis revolver dengan empat butir peluru diamankan dari tersangka DE oleh Polres Lebak.  

Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pihak Polisi Resort (Polres) Lebak mengamankan satu pelaku kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

DE (31) yang merupakan warga Kampung Henggarmanah, Desa Cimancak, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Kasat Reskrim Polres Lebak AKP David Adhi Kusuma menyebutkan pelaku berhasil diamankan atas laporan dari salah satu warga pada Senin (23/11/2020).

"Laporan dari warga bahwa ada seseorang yang mempunyai senjata jenis senpi tanpa izin di dalam gudang ruko kosong yang berada disamping rumah pelaku DE," ujarnya saat dihubungi, Kamis (25/11/2020).

,
Dari hasil laporan tersebut, tim diterjunkan dan berangkat menuju tempat wisata di Gunung Luhur, Desa Citorek Kecamatan Beber, Kabupaten Lebak.

"DE kami amankan saat sedang nongkrong di warung di Gunung Luhur," ujarnya.

Baca juga: Dua Orang Diduga Pencuri Ditangkap Warga di Cireundeu, Ternyata Bawa Senjata Api

Baca juga: Eks Anggota Polri Dalangi Transaksi Ilegal Senjata Api, Manfaatkan Jasa Pengiriman Lewat Pos

  

Polres Lebak menangkap DE atas kasus kepemilikan senjata api ilegal. DE yang mengaku menemukan senpi itu di dermaga, jerat Undang-undang Darurat tentang kepemilikan senjata api ilegal.
Polres Lebak menangkap DE atas kasus kepemilikan senjata api ilegal. DE yang mengaku menemukan senpi itu di dermaga, jerat Undang-undang Darurat tentang kepemilikan senjata api ilegal. (Dok Polres Lebak)

Menurut DE, senpi tersebut ditemukan di Dermaga I PT Cemindo Gemilang yang berada di Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, sejak 8 bulan lalu.

"Tersangka menemukan Senpi tersebut dari PT Cemindo Gemilang," jelas David.

David menyebutkan saat ditemukan senpi itu dalam kondisi hoster, dengan empat butir peluru di dalamnya.

Namun, dalam beberapa kesempatan, DE mempertontonkan senpi itu kepada teman-temannya.

"DE mengaku pernah memperlihatkan dengan teman-temannya dan alasan DE memegang senpi tersebut buat disimpan saja," jelasnya. 

Dari tangan tersangka DE, polisi mengamankan satu pucuk senpi jenis revolver warna hitam dengan gagang senpi warna cokelat dan empat butir peluru.

"Saat ini tersangka kita amankan di Polres Lebak, guna untuk dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

Atas kepemilikan senpi ilegal itu, DE diduga telah melanggar Undang-undang Nomor 12 Tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata api atau bahan peledak atau senjata tajam.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved