Breaking News:

Pemprov Banten Ingin Kelola Sendiri Bendungan Sindangheula Serang

Tranggono berharap Kementerian PUPR dapat menyerahkan pengelolaan Bendungan Sindangheula ke Pemprov Banten.

pu.go.id
Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang, Banten. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pemprov Banten berupaya menyakinkan pemerintah pusat agar dapat diberi kewenangan sebagai pengelola Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten, M Tranggono mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil komunikasi dengan Kementerian PUPR perihal pengelolaan bendungan tersebut.

"Operasionalnya juga kan tanggung jawab dari kementerian, nah ini yang yang sedang didiskusikan apakah nanti bendungan ini diserahkan ke pemda atau bagaimana, karena tanahnya punya kami atau diserahkan ke pusat," ujarnya saat dihubungi, Jumat (27/11/2020).

Tranggono berharap Kementerian PUPR dapat menyerahkan pengelolaan Bendungan Sindangheula ke Pemprov Banten.

Diharapkan dengan begitu, pemanfaatan terhadap bendungan untuk masyarakat di Banten dapat dilakukan secara maksimal, tidak sebatas untuk sektor pertanian.

"Kami berharap pengelolaan bendungan Sindangheeua itu ada di kami agar bisa terintegrasi dengan BUMD yang mengelola seperti PAM. Kami harapkan bisa terintegrasi," kata dia.

Baca juga: 3 Jalan dan 6 Jembatan Rusak di Banten Diperbaiki Mulai 2021, Anggaran Rp 800 Miliar Disiapkan

Baca juga: Genjot Infrastruktur, Pemkot Tangerang Optimalkan Perbaikan Jalan dan Drainase

Baca juga: Pemprov Banten Siapkan Skema Pemulihan Ekonomi, Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas

Proyek Bendungan Sindangheula di Kabupaten Serang dikerjakan sejak 2015 hingga Desember 2018 dan baru diresmikan pada 25 November 2019.

Konstruksinya dikerjakan oleh PT PP dan PT Hutama Karya (Persero) dengan biaya sekitar Rp 458 juta.

Bendungan Sindangheula berfungsi menyediakan suplai irigasi pertanian sekitar 1.200 ha.

Selain itu, waduk ini juga dapat menyalurkan air baku sebesar 800 liter per detik ke wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang serta Kota Cilegon.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved