Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Bertambah Lebih dari 8.000 Kasus Covid-19 dalam Sehari, ini 4 Pesan Satgas untuk Pelaksanaan Pilkada

Oleh karena itu, Wiku menyampaikan 4 pesan penting untuk pelaksanaan pilkada dalam masa pandemi.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito 

TRIBUNBANTEN.COM - Pasien Covid-19 pada Kamis (3/12/2020) bertambah 8.369 orang dalam 24 jam terakhir.

Penambahan itu adalah rekor tertinggi penambahan kasus virus corona dalam sehari.

Gelaran tersebut dianggap dapat memicu klaster baru karena mengumpulkan orang-orang untuk menggunakan hak pilihnya.

Menanggapi hal tersebut, Satgas Covid-19 mengaku telah mempertimbangkannya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito membenarkan Pilkada 2020 tidak bisa dilakukan secara normal.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito (istimewa)

Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (3/12/2020).

"Dalam keadaan pandemi, tentunya pemilihan kepala daerah atau pemilihan umum (pemilu) tidak bisa dilakukan secara normal," kata Wiku, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (4/12/2020).

Oleh karena itu, Wiku menyampaikan 4 pesan penting untuk pelaksanaan pilkada dalam masa pandemi.

Pertama, masyarakat sebagai pemilih harus menyadari pentingnya peran kepala daerah untuk membawa masing-masing daerah bangkit dari Covid-19.

Ia pun menyarankan memilih pemimpin yang menaati aturan-aturan terkait protokol kesehatan saat berkampanye.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved