Breaking News:

Virus Corona di Banten

Langkah Tegas Polres dan Kodim Tangerang Bubarkan Kerumunan Diapresiasi Satgas Covid-19

Wiku Adisasmito memuji langkah tegas jajaran Polres Kabupaten Tangerang dan Kodim 05/06 Tangerang yang membubarkan acara Haul karena adanya kerumunan.

freepik
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBANTEN. COM, JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito memuji langkah tegas jajaran Polres Kabupaten Tangerang dan Kodim 05/06 Tangerang yang membubarkan acara Haul karena adanya kerumunan.

"Spesifik pada kasus yang terjadi di Tangerang, Satgas mengapresiasi kinerja Polres Kabupaten Tangerang dan Kodim 05/06 yang juga dibantu oleh petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang dan Satgas Covid-19 yang dengan tegas membubarkan kerumunan di Tangerang pada hari Minggu," kata Wiku dalam konferensi pers virtual yang disiarkan Sekretariat Presiden , Kamis, (3/12/2020).

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Tangerang Normalisasi Sungai untuk Mencegah Banjir

Menurut Wiku pemerintah memonitoring kerumunan melalui sistem perubahan perilaku. Satpol PP sebagai duta perubahan perilaku akan melaporkan kerumunan dengan data real time kepada Satgas di daerah.

"Itu untuk menjadi dasar pengambilan tindakan dalam pembubaran kerumunan tersebut," katanya.

Menurut Wiku, pemerintah Pusat telah meminta Satgas di daerah dan aparat keamanan untuk tegas membubarkan kerumunan. Karena pada Prinsipnya di masa Pandemi sekarang ini, terdapat larangan berkerumun.

"Pada prinsipnya, Satgas melarang kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Arahan kami kepada Satgas di semua daerah, adalah untuk melakukan tindakan tegas dengan membubarkan kegiatan yang menimbulkan kerumunan tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Capaian Kabupaten Tangerang dalam Upaya Percepatan Penurunan Gizi Buruk

Sebagai informasi, kerumunan terjadi saat haul akbar Syekh Abdul Qodir Jaelani. Ribuan jemaah memadati kawasan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah Cilongok, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Minggu (29/11/2020).

Kegiatan keagamaan tahunan itu sebelumnya disepakati dihadiri oleh santri hingga warga lingkungan pondok pesantren yang memiliki undangan.

Sayangnya, jemaah membludak dari kapasitas yang dibatasi hanya 1.500 orang. Akibatnya, tak sedikit juga santri dari luar daerah dipulangkan karena tak memiliki undangan.

Baca juga: Tantangan Bupati Kabupaten Tangerang Menghadapi Covid-19 : Masyarakat Masih Tidak Percaya dan Abai

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Satgas Covid-19 Apresiasi Langkah Tegas Polres dan Kodim Tanggerang Bubarkan Kerumunan

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved