Breaking News:

Banten Masuk Wilayah Potensi Cuaca Buruk Satu Minggu ke Depan, BMKG Imbau Masyarakat Berhati-hati

Hujan terus mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya serta daerah-daerah di Indonesia belakangan ini.

Editor: Glery Lazuardi
pixabay.com
Ilustrasi cuaca ekstrem. 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Hujan terus mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya serta daerah-daerah di Indonesia belakangan ini.

Baca juga: Musim Hujan, Waspada Penyakit Lepstospirosis, Jaga Lingkungan Agar Tetap Bersih

Hasil analisis terkini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa terdapat potensi peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan di atas wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

Peningkatan potensi pertumbuhan awan ini dapat disebabkan oleh kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil.

Lalu aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Kelvin di wilayah Indonesia.

Juga adanya pusaran angin (sirkulasi siklonik) yang terpantau di beberapa tempat yang dapat mendorong terbentuknya daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi).

"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang," ujar Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto dalam pernyataan yang diterima Tribun, Minggu(6/12/2020).

Baca juga: Fenomena Awan Hujan di Laut Merak

Hujan disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di beberapa wilayah sebagai berikut ini:

- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Bengkulu
- Kepulauan Bangka Belitung
- Sumatera Selatan
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Utara
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Tenggara
- Sulawesi Selatan
- Maluku
- Papua Barat
- Papua

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin, "ujar Guswanto.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui:

- http://www.bmkg.go.id;
- follow media sosial @infoBMKG;
- aplikasi iOS dan android "Info BMKG";
- atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Hujan terus mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya serta daerah-daerah di Indonesia belakangan ini.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Atmosfer Tidak Stabil, BMKG Minta Warga Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Selama Seminggu

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved