Breaking News:

Pilkada Kabupaten Serang

Banjir, Warga Pindahkan TPS 05 Tambak Kidul Serang dari Gedung Pondok Pesantren ke Teras Rumah

Kendalanya hujan deres, angin kenceng banget. Mati lampu lagi dari Selasa malam sampai Rabu pagi

Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Wijanarko
Warga RT 03/01 Kampung Tambak Kidul, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, memindahkan tempat pemungutan suara (TPS) 05. 

Laporan Reporter TribunBanten.com, Wijanarko

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Warga RT 03/01 Kampung Tambak Kidul, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, memindahkan tempat pemungutan suara (TPS) 05.

TPS itu dipindahkan secara mendadak karena tempat awalnya di Pondok Pesantren Al-Hidayah terendam banjir.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 05 Suenah mengatakan warga memindahkannya teras rumah warga yang datarannya lebih tinggi sehingga aman dari banjir.

Untuk menuju ke TPS 05, yang jaraknya sekitar 100 meter dari pondok pesantren, warga harus melalui gang dengan lebar sekitar dua meter.

“TPS darurat ini benar-benar kami buat secara mendadak karena air yang tidak kunjung surut,” ujarnya kepada TribunBanten.com di TPS 05, Rabu (9/12/2020).

Banjir di Pondok Pesantren Al-Hidayah yang berada di RT 03/01 Kampung Tambak Kidul, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Rabu (9/12/2020).
Banjir di Pondok Pesantren Al-Hidayah yang berada di RT 03/01 Kampung Tambak Kidul, Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Rabu (9/12/2020). (TribunBanten.com/Wijanarko)

Menurut Suenah, pada awalnya TPS 05 berada di Pondok Pesantren Al-Hidayah.

Namun, Senin (7/12/2020), hujan deras menyebabkan TPS di pondok pesantren kebanjiran.

“Saya tunggu sampai Selasa (8/12/2020). Tapi belum surut juga. Nah, akhirnya kami bikin tenda di teras rumah warga,” kata Suenah.

Pembuatan tenda untuk TPS 05 itu dibuat bersama warga.

Menurut pantauan TribunBanten.com, Rabu sekitar pukul 13.00, air masih menggenang di pondok pesantren.

Suenah mengakui intensitas hujan yang cukup tinggi dan angin kencang menjadi kendala dalam proses pembuatan TPS darurat.

"Kendalanya hujan deres, angin kenceng banget. Mati lampu lagi dari Selasa malam sampai Rabu pagi," ucap perempuan berusia 46 tahun ini.

Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 05 sebanyak 243 warga.

Hingga waktu pencobolosan selesai, ada 154 warga yang menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada Kabupaten Serang di TPS 05. (*)

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved