Pilkada Kabupaten Pandeglang
Cabup Penantang Thoni Mukson Optimistis Menang, Tapi Menerima Jika Keok dari Petahana
Thoni menyadari nantinya hasil penghitungan suara dari KPU yang akan menentukan pemenang dari kompetisi pemilihan kepala daerah Kabupaten Pandeglang
Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Calon Bupati Pandeglang Thoni Fathoni Mukson yang berpasangan dengan Imat Miftahul Tamamy menyatakan siap menerima kemenangan dan kekalahan dari Pilkada Kabupaten Pandeglang 2020.
Rasa optimistis menang dari Thoni Fathoni Mukson dikarenakan banyak dukungan untuknya sekaligus keinginan pergantian bupati dari warga di Pandeglang.
"Saya kira untuk optimis menang itu melihat dari hasil kunjungan lapangan dimana titik-titik yang kita datangi hampir 325 desa dan kelurahan suaranya sama perubahan, butuh infrastruktur dan harus ganti bupati," jelansya saat ditemui dikediaman Ibunya di Kampung Karabohong, desa Kalanganyar, Labuan Pandeglang, Rabu (9/12/2020).
Meski begitu, Thoni menyadari nantinya hasil penghitungan suara dari KPU yang akan menentukan pemenang dari kompetisi pemilihan kepala daerah Kabupaten Pandeglang ini.
Dan ia pun sudah siap menerima jika KPU menyatakan pasangan calon petahana, Irna Narulita-Tanto Warsono Arban yang diusung 9 partai politik, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang terpilih.
"Menang dan kalah itu dalam suatu pertandingan pasti ada. Apapun resikonya kami terima, karena ini proses politik ada penyelenggara, peserta dan ada proses hitungan dalam setiap tahapan," katanya.
"Kita terima bagaimanapun hasilnya," lanjut Thoni.
Thoni Fathoni Mukson dan istri melakukan pencoblosan di TPS 01 di Kampung Makui Jaya, Desa Kalang Anyar, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Rabu (9/12/2020).
Sebelu mke TPS, Thoni sempat mendatangi kediaman ibunda, Abuya Muhtadi, di Kampung Karabohong, desa Kalanganyar, Labuan Pandeglang.
Ia melakukan sungkem dan meminta restu dari ibundanya.