Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Kabar Ketua KPU Tangsel Positif Covid-19 Sengaja Disampaikan Usai Pemilu, Ada Apa?

Kabar Ketua KPU Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Dwitoro yang terkonfirmasi positif Covid-19 diumumkan hari ini, Jumat (11/12/2020).

Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNBANTEN/ZUHIRNA WULAN DILLA
Ketua KPU Tangsel, Bambang Dwitoro, 

TRIBUNJAKARTA.COM - Kabar Ketua KPU Tangerang Selatan (Tangsel), Bambang Dwitoro yang terkonfirmasi positif Covid-19 diumumkan hari ini, Jumat (11/12/2020).

Padahal, hasil swab test Bambang sudah keluar sejak Jumat (4/12/2020), sepekan lalu.

Komisioner KPU Tangsel Divisi Hukum dan Pengawasan, yang saat ini ditunjuk menjadi Pelaksana harian Ketua KPU Tangsel, M. Taufiq MZ, menyampaikan alasannya.

Taufiq mengatakan, hal itu merupakan kesengajaan, agar tidak mempengaruhi masyarakat untuk datang ke TPS menunaikan hak pilihnya pada Rabu (9/12/2020) lalu.

Jika kabar ketua penyelenggara Pilkada di Tangsel terpapar Covid-19 menyebar, maka dikhawatirkan masyarakat akan enggan mencoblos ke TPS.

Akibatnya, partisipasi pemilih pun akan anjlok.

Baca juga: Pencairan BLT Subsidi Gaji Rp2,4 Juta Untuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bakal Dilanjut Tahun Depan?

Baca juga: Profil Biodata Benyamin-Pilar Calon Pemenang Pilkada Tangsel, Duet Anak Kolong dan Putra Pejabat

Taufiq mengatakan, hal pengumuman virus corona yang menyerang Ketua KPU Tangsel itu sudah berdasarkan saran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangsel.

"Kenapa diumumkan, bukan diumumkan tetapi bagaimana kita menjalin komunikasi dengan BPBD. BPBD itu punya aturan terkait pejabat publik misalkan, dan hari ini mau tidak mau harus disampaikan, mungkinkan terkait pelaksanaan Pilakda Pak."

"Kalau diumumkan sebelum atau menjelang pelaksanaan pemungutan suara, itu tingkat partisipasi maupun keterpanggilan masyarakat akan turun drastis dengan mendengar karena Ketua KPUnya terkena Covid-19," ujar Taufiq saat dihubungi TribunJakarta.com.

Dengan alasan itu, KPU Tangsel enggan disebut menutup-nutupi paparan Covid-19 di lingkungannya, walaupun Ketua KPU Tangsel sudah bertemu sejumlah orang termasuk awak media sebelum dinyatakan terpapar virus ganas itu. 

"Jadi mohon maklum, tentu ini bicara masalah psikologi masyarakat kira-kira gitu ya bukan berarti kita menutup-nutupi," ujarnya.

Taufiq mengatakan, pihaknya sudah melakukan disinfeksi kantor KPU Tangsel beberapa kali.

Seluruh pegawai KPU Tangsel termasuk para komisioner pun akan menjalani swab test guna penelusuran penularan virus corona lingkungan kantornya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Khawatir Partisipasi Anjlok, Kabar Ketua KPU Tangsel Terinfeksi Covid-19 Disampaikan Usai Pemilu?

Penulis: Jaisy Rahman Tohir

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved