Breaking News:

Pilkada Kabupaten Pandeglang

KPU Kabupaten Pandeglang Gelar Pemungutan Suara Ulang di Satu TPS Desa Pasirmae

Sebanyak 454 pemilih terdaftar di Daftar Pemilihan Tetap (DPT) PSU di TPS 02, Desa Pasirmae, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

net
Ilustrasi Pilkada Serentak 

Laporan wartawan Tribun banten.com, Rizki Asdiarman

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang menggelar
Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Desa Pasirmae, Kecamatan Cipeucang, pada Minggu (13/12/2020).

Sebanyak 454 pemilih terdaftar di Daftar Pemilihan Tetap (DPT) PSU di TPS 02, Desa Pasirmae, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang, Ahmadi Suja'i mengatakan PSU itu dilakukan karena ada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang diduga melanggar aturan saat pelaksanaan pencoblosan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, pada 9 Desember 2020 lalu.

Ahmadi menilai, dugaan pelanggaran itu ditemukan berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Cipeucang.

"Terbukti karena ada anggota KPPS yang melanggar, jadi kami merekomendasikan PSU di TPS 02 Desa Pasirmae, Kecamatan Cipeucang," kata Ahmadi, saat dihubungi, Minggu (13/12/2020).

Baca juga: TERBARU ! Hasil Real Count KPU Pilkada Cilegon, Serang, Pandeglang dan Tangsel, Mendekati Kemenangan

Dia menjelaskan PSU itu dilakukan berdasarkan surat rekomendasi yang disampaikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pandeglang Nomor surat 372/K. BT/Bawaslu-pdg/XII/2020.

Menindaklanjuti surat rekomendasi itu, KPU Pandeglang menerbitkan surat keputusan Nomor 1015/HK 03.1-KPt/3610/KPU-Kab/XII/2020 tentang penetapan pelaksanaan pemungutan suara ulang atau PSU di TPS 02, Desa Pasirmae.

"Sesuai agenda pelaksanaan PSU Pilkada Kabupaten Pandeglang 2020 digelar pada hari ini. Hanya satu TPS yang harus dilaksanakan PSU," kata dia.

Dia memastikan logistik untuk menggelar PSU itu mencukupi.

"Awalnya, kami telah mencetak surat suara sesuai DPT ditambah sebanyak 2000 surat suara cadangan PSU. Adapun kebutuhan surat suara untuk PSU di TPS 02 sebanyak 466 lembar," jelasnya. 

Saat ini, pihaknya sudah menonaktifkan anggota KPPS yang melanggar aturan.

Baca juga: Hasil Hitung Cepat Pilkada Kabupaten Pandeglang versi KPU, Irna-Tanto Unggul 64,2 Persen

Sejauh ini, pihaknya baru menerima hasil kajian dari Panwascam berdasarkan hasil pengawasan Pengawas TPS 02. 

"Kami sudah lakukan penonatifan kepada pelaku untuk sementara, tapi kita akan lakukan klarifikasi kaitan dengan persoalan tersebut," ujarnya.

"Jika benar yang bersangkutan terbukti bersalah, akan diberhentikan tetap, adapun sanksi lain di luar kewenangan KPU,".

Penulis: Rizki Asdiarman
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved