Breaking News:

Bank Indonesia: Enam Kabupaten/Kota di Banten Akan Gunakan Transaksi Digital

Sebanyak enam kabupaten/kota yang ada di Banten akan memulai penerapan transaksi digital keuangan pada awal tahun 2021 mendatang.

Tehran Times
Cepatnya perkembangan industri fintech (financial technology) mendorong sektor perbankan juga mulai melakukan inovasi dan transformasi ke sektor digital. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak enam kabupaten/kota yang ada di Banten akan memulai penerapan transaksi digital keuangan pada awal tahun 2021 mendatang.

Enam daerah yakni, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kabupaten Serang.

Baca juga: Kementerian Keuangan Naikkan Cukai pada 2021, Harga Rokok Makin Mahal Tidak Terbeli

Pernyataan itu disampaikan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Banten, Erwin Soerjadimadjha.

"Pada akhir tahun ini akan dilakukan penilaian ulang ICE kembali untuk seluruh pemerintah daerah di seluruh Indonesia," ujarnya, dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (18/12/2020).

Dia menjelaskan, enam kabupaten/kota yang ada di Banten akan memulai penerapan transaksi digital keuangan pada awal tahun 2021 mendatang.

Hal tersebut berdasarkan data Indeks Capaian Elektronifikasi selama tahun 2020 dan juga telah memasuki tahapan ketiga atau wilayah yang sudah bisa diekspansi oleh pasar.

Adapun, untuk tiga wilayah lainnya, yakni Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten masih proses transformasi.

Baca juga: 30% Pengguna Layanan Publik Indonesia Harus Menyogok, Menteri Keuangan: Bukan Suatu Kebanggaan

Untuk memaksimalkan transaksi digitalisasi di Provinsi Banten pada tahun 2021 saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sebuah Tim Transaksi Pemda untuk segera membuat percepatan dan perluasan mode transaksi digital.

Ia berharap adanya transaksi digital keuangan yang akan dimulai pada tahun 2021, diharapkan dapat mengembangkan perekonomian Banten dan mulai memajukan daya beli masyarakat dipasaran yang ada.

"Dengan transaksi digital, tentu dapat meningkatkan pendapatan pajak dan retribusi daerah. Karena proses transaksi bisa lebih cepat dan transparan," tambahnya.

Baca juga: Siap-siap, Pemerintah akan Terapkan Pajak Progresif Tanah, Para Pengusaha Angkat Bicara

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved