Breaking News:

Shilvi Elviana, Pegawai Bank yang Membuka Usaha Angkringan Mas No di Jalan Ahmad Yani Serang

Dulu waktu kuliah pengen makan rada enak, kenyang, dan murah. Biar hemat dan bisa buat main. Jadi kepikiran

TribunBanten/Rizky Asdiarman
Shilvi Elviana melayani pembeli dari balik gerobak Angkringan Mas No. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dengan sabar, Shilvi Elviana melayani pembeli dari balik gerobak angkringan, Sabtu (12/12/2020) malam.

Dibantu empat karyawannya, perempuan berusia 31 tahun ini menata hidangan yang dipilih pembeli.

Dia menatanya di piring yang terbuat dari bambu yang dialasi daun pisang untuk kemudian dibakar.

Setelah dibakar, menu yang dipilih pembeli itu baru kemudian dihidangkan.

Angkringan yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, itu baru hadir sekitar tiga minggu.

Hanya buka pada pukul 18.30 sampai pukul 01.00.

Baca juga: Pedasnya Nendang dan Pas! Pecak Bandeng, Menu Khas Banten di RM Maren Selalu Diburu Pencinta Kuliner

Baca juga: Pecinta Kuliner, Kunjungi Warung Pecak Duren, Sajikan Santapan Tradisional Khas Sunda

"Namanya Angkringan Mas No, diambil dari panggilan nama anak kedua, yaitu Devano," ujar perempuan yang biasa disapa Empi, ini.

Angkringan menjadi pilihannya untuk berdagang.

Alasannya, angkringan adalah kesukaannya pada saat menjadi mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang.

"Dulu waktu kuliah pengen makan rada enak, kenyang, dan murah. Biar hemat dan bisa buat main. Jadi kepikiran, dulu di Serang belum ada angkringan," ucapnya.

Shilvi Elviana melayani pembeli dari balik gerobak Angkringan Mas No.
Shilvi Elviana melayani pembeli dari balik gerobak Angkringan Mas No. (TribunBanten/Rizky Asdiarman)

Di Angkringan Mas No, Empi menyajikan pilihan menu utama, yaitu nasi bakar teri, nasi kucing tongkol, nasi kucing tempe, dan nasi bakar ati ampela.

Untuk menemani menu utama, ada sajian sate udang, sate bakso, sate usus, sate sosis, dan sate keong.

Harga nasi bakarnya Rp 5.000 dan nasi kucing Rp 3.000.

Adapun minumannya ada wedang jahe, wedang uwuh, wedang aserehe, susu jahe, teh, dan kopi.

"Rata-rata kami sediakan 30 nasi kucing dan 40 nasi bakar. Biasanya ludes," ujar perempuan berambut ikal ini.

Empi biasanya sudah mulai melayani pelanggan Angkringan Mas No setelah magrib sampai tengah malam.

“Kami hanya libur Kamis malam atau malam Jumat,” kata pegawai sebuah bank di Kota Serang, ini.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved