Breaking News:

Jalan-jalan ke Sentra Perajin Tas di Desa Kadu Genep Kabupaten Serang, Bertahan di Tengah Pandemi

Forum ini dibuat agar seluruh lapisan masyarakat, sama-sama bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang perajin

Penulis: Wijanarko | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Wijanarko
Warga di Desa Kadu Genep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, sedang menjahit tas, Sabtu (19/12/2020). 

Dia mengaku produk perajin tas dari Desa Kadu Genep sudah tersebar ke seluruh Indonesia.

Permintaan masih didominasi dari Jakarta.

Warga memasukkan tas ke dalam wadah di Desa Kadu Genep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Sabtu (19/12/2020).
Warga memasukkan tas ke dalam wadah di Desa Kadu Genep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Sabtu (19/12/2020). (TribunBanten.com/Wijanarko)

"Kebanyakan yang order dari Jakarta. Kemarin, perusahaan minuman memesan 100.000 tas. Saat ini, perguruan tinggi, pemerintah daerah sudah mulai mengenal hasil produksi desa kami," ujarnya.

Harga tas produksi Desa Kadu Genep tergantung pemesanan, berkisar antara Rp 30.000 sampai ratusan ribu rupiah.

Meskipun pandemi Covid-19, para perajin tas masih bisa meraih omzet bulanan.

"Rata-rata untuk kelompok besar, omzet dalam sebulan mencapai Rp 30 juta," kata Usman.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved