Breaking News:

Perayaan Tahun Baru 2021 di Kota Tangerang Ditiadakan

Pemkot Tangerang melarang masyarakat mengadakan atau menghadiri acara perayaan tahun baru 2021 di tempat umum demi mencegah meningkatnya Covid-19

(*)
Ilustrasi pesta kembang api - Pesta kembang api pada pergantian malam Tahun Baru di Victoria Harbour Hong Kong. 

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang melarang masyarakat mengadakan atau menghadiri acara perayaan tahun baru 2021 di tempat umum demi mencegah semakin meningkatnya penyebaran Covid-19.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang, Minggu (20/12/2020), menuturkan, keputusan yang tertuang dalam Surat Edaran No. 443.1/3903-Disbudpar/2020 tersebut, ditempuh Pemkot agar jumlah pasien Covid-19 tidak semakin bertambah pascalibur Natal dan Tahun Baru 2021.

"Terlebih kondisinya sekarang Kota Tangerang statusnya masih zona merah. Sehingga diperlukan kedisiplinan dari setiap warga," katanya.

Baca juga: Menjelang Nataru, Wali Kota Tangerang Minta Tim Pengendali Inflasi Daerah Bisa Mengendalikan Harga

Lebih lanjut Arief menjabarkan dalam surat edaran tersebut menjelaskan tentang pembatasan kegiatan selama libur Natal dan Tahun Baru 2021 yang ditujukan kepada pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab pusat perbelanjaan, kafe, rumah makan, dan tempat wisata yang berlaku mulai tanggal 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

"Pengunjung dibatasi hanya 50 persen dari total kapasitas. Jam operasional hanya sampai pukul 21.00 WIB," katanya.

Wali Kota juga menekankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah kecuali untuk kegiatan ibadah dan pemenuhan kebutuhan mendasar/mendesak, sedangkan bagi pelaku usaha dapat membatasi operasional usaha hanya sampai pukul 19.00 WIB.

"Ini khusus untuk tanggal 24 - 27 Desember 2020 dan tanggal 31 Desember 2020 - 3 Januari 2021.

Edarannya sudah dibuat, karena kami tidak ingin setelah libur panjang justru memberikan dampak negatif," ujarnya.

Baca juga: Emak-emak Korban Gusuran Tol Kunciran Sampai Bangun Tenda Demi Bisa Temui Walikota Tangerang

Untuk area perkantoran, lanjut Wali Kota, diwajibkan menerapkan batasan jam operasional hingga pukul 19.00 WIB dengan batas maksimal pegawai yang bekerja dalam satu waktu sebesar 50 persen.

"Kecuali untuk yang sifatnya pelayanan masyarakat dan kegawatdaruratan," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved