Breaking News:

Objek Wisata Ditutup, Warga Tangerang Diminta Tidak Bepergian ke Wilayah Zona Merah saat Musim Libur

Pemerintah Kabupaten Tangerang pun mengurungkan niatnya untuk membuka kembali objek wisata di wilayahnya.

Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Pengunjung meramaikan Pantai Nuansa Bali, kawasan Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (31/10/2020), bersamaan musim libur panjang peringatan Hari Maulid Nabi. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang mengantisipasi lonjakan kasus baru Covid-19 sebagai dampak kegiatan warga dari musim libur libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menerangkan, pihaknya sudah menggandeng sejumlah rumah sakit baik daerah dan swasta, puskesmas, dan camat seluruh Kabupaten Tangerang.

Terlepas itu, Zaki mengimbau warganya agar tidak bepegian ke wilayah yang masuk zona merah risiko penularan Covid-19 saat musim liburan Natal dan Tahun Baru 2021.

"Dalam rangka libur Natal dan Tahun Baru, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan liburan ke wilayah yang tingkat penyebaran Covid-19nya tinggi dan mengutamakan untuk tidak mudik," imbau Zaki, Rabu (23/12/2020).

Walau tidak mudik, ia juga mengimbau warganya untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan saat aktivitas di dalam dan luar rumah.

"Juga tidak mengadakan kegiatan rapat atau kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan lebih dari 30 orang," sambung dia.

Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim Minta Warga Rayakan Natal dan Tahun Baru di Rumah

Baca juga: Gubernur Banten Wahidin Halim: Kalau ASN Kedapatan ke Luar Daerah, Diturunkan Pangkatnya

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, ditemui usai acara Gebrak Masker di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (10/9/2020).
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, ditemui usai acara Gebrak Masker di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (10/9/2020). (TribunJakarta,com/Ega Alfreda)

Pemerintah Kabupaten Tangerang pun mengurungkan niatnya untuk membuka kembali objek wisata di wilayahnya.

Dikarenakan, berkaca pada kondisi kasus Covid-19 yang masih tinggi di daerah tersebut.

Lanjut Zaki, Pemerintah Daerah sudah mengeluarkan peraturan Bupati mengenai pelaksanaan Natal yang ada di Kabupaten Tangerang dan bentuk sanksinya.

"Agar diinformasikan dan disosialisasikan kepada masyarakat tidak ada perayaan tahun baru dalam bentuk apapun, apalagi di tempat umum," tegas Zaki.

Data pemerintah pusat melalui laman covid19.go.id per Rabu (23/12/2020) siang, menunjukkan delapan kabupaten/kota di Banten, termasuk Kabupaten Tangerang masuk dalam zona oranye atau sedang risiko penularan Covid-19.

Anda dapat mengetahui update zonasi risiko setiap wilayah dengan mengakses link ini.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim mengeluarkan kebijakan penutupan seluruh objek wisata selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Banten.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Destinasi Wisata Batal Buka, Warga Tangerang Diminta Sidak ke Kota Zona Merah Covid-19 Saat Liburan

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved