Breaking News:

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kabupaten Tangerang Penuh, Bagaimana Nasib Pasien Kritis Baru Masuk?

Bukan hanya ruang ICU yang telah terisi penuh, sebanyak 80 persen ruangan non-ICU juga telah dipakai untuk pasien Covid-19.

Editor: Abdul Qodir
Tribunnews.com
Pasien Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pasien Covid-19 dengan gejala kritis di wilayah Kabupaten Tangerang bakal ditolak jika hendak dirawat di rumah sakit rujukan setempat.

Hal itu dikarenakan sejumlah Ruang Intensive Care Unit (ICU) di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang, hingga Rabu (23/12/2020), telah terisi penuh.

"Untuk ruang ICU pasien Covid-19 sudah full (penuh)," kata Koordinator Pelayanan Kesehatan Hotel Singgah Karantina Covid-19 Kabupaten Tangerang, dokter Muchlis kepada TribunJakarta.com, Rabu (23/12/2020).

Ada tiga rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang yakni, RSUD Kabupaten Tangerang, RSUD Balaraja dan RS Siloam Kelapa Dua.

Seluruh tempat tidur di ruang ICU ketiga rumah sakit tersebut telah terisi penuh oleh pasien Covid-19.

Muchlis menjelaskan, tiga rumah sakit rujukan di wilayah Kabupaten Tangerang hanya memiliki 33 tempat tidur untuk ICU isolasi pasien Covid-19.

Namun, belakangan permintaan ruang ICU untuk pasien Covid-19 sangat tinggi dan tidak sebanding dengan kapasitas rumah sakit.

Bahkan, hampir setiap hari selalu ada permintaan pasien Covid-19 yang hendak dirawat di ruang ICU.

"Yang mengajukan kita kirim rujukan ke rumah sakit di wilayah Banten soalnya rumah sakit di Jakarta juga sudah penuh," sambung Muchlis.

Kondisi seperti ini sudah berlangsung selama dua pekan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved