Breaking News:

Natal dan Tahun Baru 2021

Alur Protokol Kesehatan di Gereja Katolik di Tangerang, Jemaat Tak Boleh Foto Selfie Usai Ibadah

penerapan protokol kesehatan di gereja tersebut mengikuti kebijakan Keuskupan Agung Jakarta.

Editor: Yudhi Maulana A
Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFAL
(Dokumentasi jadwal-misa.info) Tampak dalam Gereja Katolik HSPMTB, Kota Tangerang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Tidak seperti pelaksanaan misa biasanya, Gereja Katolik Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB), Kota Tangerang memiliki beberapa peraturan baru.

Kevin Deniswara, Sekretaris Dewan Harian Gereja Katolik HSPMTB, mengaku ada beberapa perbedaan di misa tahun ini.

Perbedaan ini disebabkan oleh protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat.

"Yang tadinya kita menampung hingga 2.000 orang, kita hanya 200 orang saja," ungkap Kevin, Kamis (24/12/2020).

Ia berujar, penerapan protokol kesehatan di gereja tersebut mengikuti kebijakan Keuskupan Agung Jakarta.

Baca juga: Viral Video Mobil Honda Brio Kuning Terbawa Arus Banjir, Perekam Teriaki Pengendara Sepeda Motor

Baca juga: Polisi-TNI Bersenjata dan Petugas Gereja Jaga Ketat Keamanan dan Penerapan Protokol Kesehatan

"Kita menggunakan sistem kode QR. Jadi sebelum datang ke misa, tiap umat yang mau hadir harus daftar terlebih dahulu," jelasnya.

Batas usia juga ditetapkan oleh pihaknya, yakni rentang usia 18 hingga 59 tahun.

"Perbedaannya selain itu, proses masuk dan keluar gereja diatur. Sebelum masuk juga dicek suhu terlebih dahulu," paparnya.

Setelah Misa selesai, seluruh umat yang hadir dilarang melakukan swafoto atau aktifitas foto lain di area gereja.

"Biasanya setelah misa, kan banyak umat ingin foto dengan dekorasi yang ada. Tapi, sekarang tidak boleh. Sangat kami imbau agar tiap umat langsung pulang setelah Misa," urainya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved