Breaking News:

Cerita Penumpang Kapal, Pulang Kampung Tanpa Jalani Tes Covid-19, Yang Penting Pakai Masker

Hari libur Natal dan Tahun Baru 2021 dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk berkumpul bersama dengan keluarga.

TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Situasi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada Kamis (24/12/2020) terpantau padat. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, MERAK - Hari libur Natal dan Tahun Baru 2021 dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk berkumpul bersama dengan keluarga.

Baca juga: Arus Lalin di Tol Tangerang-Merak Ramai Lancar, Wakapolri Sebut Jumlah Pemudik Turun 66 Persen

Sri (45), wanita asal Bogor, memutuskan untuk pulang ke kampung halaman di Lampung. Dia menggunakan jasa transportasi kapal dari Pelabuhan Merak, Cilegon.

"Kangen sama keluarga di kampung. Dan baru bisa pulang sekarang ini, karena kemarin itu kan suami juga dilarang oleh kantor untuk pulang," kata dia, saat ditemui di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (24/12/2020).

Dia mengaku baru berani untuk bepergian pada pekan ini. Hal ini, karena pada libur Idul Fitri dan Idul Adha, dia dan suami tidak dapat pulang karena pemerintah melarang bepergian di masa pandemi Covid-19.

Dia bersama suami tidak membawa hasil pemeriksaan Rapid Test Antigen yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, karena waktu yang sudah mepet, ia bersama suami tidak bisa melakukan Rapid Test Antigen.

Baca juga: H-1 Natal, Kendaraan Bermotor Menumpuk di Pelabuhan Merak

"Enggak bawa alat Rapid Test, saya juga tidak tahu kalau harus Rapid Test Antigen. Tapi saya kan menggunakan masker dan jaga jarak. Jadi tetap aman," ujarnya.

Sementara itu, Agus (30), penumpang kapal lainnya, tidak mengetahui apabila harus menyertakan hasil tes Rapid Antigen untuk menyebrang.

Dia yang sehari-hari sebagai pekerja lepas mengaku tidak mempunyai biaya untuk melakukan Rapid Test Antigen.

"Saya tidak punya uang untuk melakukan Rapid Test Antigen, karena biayanya mahal sekali. Ya insyaallah terlindungi dari Covid-19," katanya.

Berdasarkan pemantauan Tribunbanten.com, para pejalan kaki terlihat menumpuk dan masuk secara bersamaan dengan penumpang lainnya tanpa ada penyekatan oleh petugas yang berada dipintu masuk kapal.

Baca juga: Sistem Tiket Barcode di Pelabuhan Merak, Warga Mengeluh Minim Sosialisasi Hingga Alami Gangguan

Terlihat para petugas yang berjaga tampak hanya memeriksa tiket masuk tanpa mengecek suhu badan dan Rapid Test Antigen.

Antrean juga terjadi pada kendaraan roda empat dan roda dua.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved