Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Muhamad-Sara Beberkan Keterlibatan Petahana di Pilkada Tangsel, Pengerahan ASN Hingga Money Politic

Muhamad-Rahayu Saraswati mengajukan Permohonan Perkara Pilkada Serentak Tahun 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
Tribunnew/Jeprima (Tribunnews/Jeprima
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati mengikuti Debat Publik Pilkada Tangerang Selatan di Kompas TV di Studio 1 Menara Kompas, Jakarta, Minggu (22/11/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 01, Muhamad-Rahayu Saraswati mengajukan Permohonan Perkara Pilkada Serentak Tahun 2020 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Berdasarkan informasi yang dilansir dari laman mkri.id, permohonan itu sudah diajukan pada Senin (21/12/2020) sekitar pukul 22.00 WIB.

Adapun, pihak termohon, yaitu KPU Kota Tangerang Selatan.

"Proses penyelenggaraan Pilkada Kota Tangerang Selatan diperoleh melalui serangkaian tindakan manipulatif, sarat pelanggaran dan penuh kecuranan yang terstruktur, sistematis, dan masif," dalam permohonannya.

Baca juga: Muhamad-Sara Gugat Hasil Pilkada Tangsel ke MK, Airin Rachmi Terseret Dugaan Penyelewengan Dana

Adapun kriteria permasalahan yang diajukan pemohon dalam permohonan sengketa Pilkada Kota Tangerang Selatan adalah telah terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis, dan masif yang diuraikan oleh pemohon.

1. Penyaluran dana Baznas digunakan sebagai alat untuk pemenangan Palson nomor urut 03 (petahana)

2. Pengerahan ASN dalam upaya memenangkan Paslon nomor urut 03 (petahana)

3. Termohon/Penyelenggara terlibat langsung dalam pemenangan Paslon nomor urut 03 (petahana)

4. Money politik yang dilakukan oleh tim kampanye/pendukung pasangan nomor urut 03 (petahana)

Atas dasar itu, dalam petitumnya, pemohon meminta membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kota Tangerang Selatan Nomor: 470/HK.03.1-Kpt/3674/KPU-Kot/XVII/2020 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Tahun 2020 tanggal 17 Desember 2020.

Baca juga: Rahayu Saraswati Akui Gugat Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada Tangsel 2020 ke MK Atas Masukan Relawan

Menyatakan diskualifikasi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 03, atas nama Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan dalam Pemilihan Umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Tahun 2020.

Memerintahkan kepada Termohon untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang di seluruh TPS di Kota Tangerang Selatan yang diikuti oleh seluruh Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan pada Pemilihan Umum Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan tahun 2020.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved