Kasus Covid-19 di Cilegon Kembali Tinggi Karena Masyarakat Mulai Cuek Protokol Kesehatan
Dinkes Kota Cilegon membeberkan penyebab kembali tingginya angka kasus penyebaran Covid-19 dan penuhnya rumah sakit serta ruang isolasi
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Dinas Kesehatan Kota Cilegon membeberkan penyebab kembali tingginya angka kasus penyebaran Covid-19 dan penuhnya rumah sakit serta ruang isolasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Dana Sujaksani mengatakan terdapat dua faktor yang mempengaruhi tingginya angka penularan Covid-19 di Kota Cilegon dalam beberapa minggu terakhir.
Menurutnya, ketidakjujuran masyarakat yang sudah terkena Covid-19 sebelumnya dan tidak acuhnya masyarakat untuk menggunakan protokol kesehatan sebagaimana mestinya mengakibatkan tren yang terus meningkat setiap harinya.
"Bisa jadi itu (ketidakjujuran) masyarakat apabila ia terkena Covid-19. Dan keliatannya masyarakat juga sudah abai dari penerapan protkes dan bebas berkerumun tanpa rasa protkes," jelasnya saat dihubungi, Senin (28/12/2020).
Baca juga: Rumah Sakit dan Ruang Isolasi Penuh, Dinkes Kota Cilegon Akan Tambah Dua RS Rujukan Covid-19
Baca juga: Breaking News: Tangerang Selatan dan Kota Tangerang Kembali Zona Merah Pasca Libur Natal
Berdasarkan hasil pantauan dan data yang ia peroleh saat ini masyarakat kota penghasil baja tersebut sudah tidak terkoordinir untuk bekerja sama dalam penerapan protokol kesehatan baik didalam rumah ataupun diluar rumah.
Masyarakat menurutnya harus diperlakukan seperti anak kecil yang diingatkan terus menerus tentang perlunya menggunakan masker dan menjaga jarak untuk menghindari penularan Covid-19.
"Satgas tidak bisa selalu mengawasi. Seharusnya protkes sudah menjadi suatu kebutuhan utama masyarakat dan selalu harus dipatuhi," tegasnya.
Ia pun mengingatkan adanya ancaman terjadinya peningkatan kasus yang sama apabila pada perayaan natal dan tahun baru masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan yang ada dalam melakukan aktivitas apapun diluar sana.
Sampai saat ini, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk penerapan protokol kesehatan dimasyarakat secara terus menerus untuk dapat menekan angka penularan Covid-19 di Kota Cilegon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/rsud-kota-cilegon.jpg)