Breaking News:

Kota Tangerang

Cinta Ditolak Menjadi Alasan Gadis SMP Ini Digilir 8 Pria

Delapan pria di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang merudapaksa gadis belia berumur 16 tahun secara bergilir.

Serambi Indonesia/Net
Ilustrasi:Seorang gadis di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, berinisial NR (14), diperkosa empat orang pria, Kamis (24/12/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Delapan pria di Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang merudapaksa gadis belia berumur 16 tahun secara bergilir.

Dilansir dari TribunJakarta.com, Nasib yang menimpa MAP (16) itu terjadi pada Rabu (2/12/2020) saat dirinya sedang bermain disebuah warnet di Desa Tanjung Burung bersama temannya.

Baca juga: Pelaku Pembuat Parodi Indonesia Raya Ditangkap di Cianjur, Ternyata WNI

Baca juga: Kasih Barang Bekas ke Dimas Ahmad, Raffi Ahmad Disebut Sultan Gembel Oleh Ivan Gunawan

Kemudian datang AM (14) tersangka pertama yang menyetubuhi MAP memaksa korban untuk ikut dengannya dengan penuh ancaman.

"Kalau lu tolak cinta gua, lu bakalan mati dan orang lain yang mikirin lu bakal gua matiin juga," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto seraya menirukan ancaman AM, dikutip dari TribunJakarta.com, Jumat (1/12/2021).

Menurut Sugeng, keduanya kenal pertama kali melalui sebuah aplikasi WhatsApp.

Bahkan, AM sempat menggunakan senjata tajam berbentuk pedang panjang untuk mengancam yang membuat MAP ketar-ketir.

Baca juga: Sinopsis Film The Host, Siap Temani Libur Tahun Barumu, Tayang di TRANS 7

Baca juga: Siswi SMP Digilir 8 Pria di Teluknaga, Pelaku Utama Anak 14 Tahun, Bapak-bapak 40 Tahun Ikut Gagahi

"Akhirnya MAP ini terpaksa mengikuti AM karena takut akan diancam dibunuh," sambung Sugeng.

Tak berselang lama, AM membawa MAP ke sebuah semak-semak di bilangan Desa Tanjung Burung.

Di sana, AM melancarkan niat bejatnya merudapaksa MAP tapi tidak berhenti di situ.

Setelah puas memerkosa MAP, AM langsung membawa korbannya ke tongkrongannya masih dalam ancaman yang sama.

Halaman
12
Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved