Breaking News:

Pengunjung Dibubarkan dan Diminta Pulang ke Rumah, Bukit Warungwangi Serang Ditutup Sementara

Ditutup karena terlalu banyak pengunjung dan tidak menerapkan protokol kesehatan

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Suasana Bukit Warungwangi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, ditutup polisi dan TNI karena melanggar protokol kesehatan. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Polisi dan personel TNI menutup objek wisata Bukti Warungwangi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Jumat (1/1/2021).

"Kami meminta semua pengunjung untuk membubarkan diri dan pulang langsung ke rumahnya, jangan berkerumun," ucap Kapolsek Cinangka AKP Deden Komarudin, saat dihubungi, Sabtu (2/1/2021).

Suasana Bukit Warungwangi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, ditutup oleh personel Polri-TNI karena melanggar protokol kesehatan.
Suasana Bukit Warungwangi di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, ditutup oleh personel Polri-TNI karena melanggar protokol kesehatan. (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo)

Objek Wisata Bukit Warungwangi ditutup sementara karena melanggar protokol kesehatan.

Menurut pantauan TribunBanten.com, Sabtu siang, area wisata dalam kondisi tertutup dengan garis polisi.

Baca juga: Aparat Tutup Objek Wisata Bukit Warungwangi Serang, Polisi: Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan

Deden mengatakan penutupan objek wisata tersebut dilakukan sebagaimana ketentuan Maklumat Polri Nomor MAK/4/XII/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Libur Natal dan Tahun Baru 2021.

"Ditutup karena terlalu banyak pengunjung dan tidak menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Mengajak Masyarakat untuk Wisata Kemanusian, Apa itu? Berikut Penjelasannya

Penutupan itu meliputi akses pintu masuk utama yang berada di Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, dan pintu masuk di Desa Bantarwangi, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Pascapenutupan, Deden meminta agar masyarakat tidak membandel dan tidak melakukan liburan ke tempat wisata yang ada di Banten.

Hal itu dilakukan agar menekan angka penularan Covid-19 yang terus meningkat di Banten akibat tidak patuhnya masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ada.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved