Breaking News:

Sosok Tubagus Muhammad Saefullah Penerus Kuncen Batu Quran, Sarjana Untirta dan Mantan Art Director

Saefullah mengaku bahwa menjadi penerus juru kunci Batu Quran merupakan sebuah takdir yang memang sudah Tuhan berikan kepadanya.

Istimewa
Kuncen penerus lokasi wisata religi Batu Quran di Pandeglang, Tubagus Muhammad Saefullah Durga Jabareksa 

Liputan wartawan TribunBanten.com, Wijanarko

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Tubagus Muhammad Saefullah Durga Jabareksa merupakan calon penerus juru kunci wisata religi Batu Quran, Durga Jabareksa.

Batu Quran sendiri merupakan salah satu destinasi wisata religi yang unik dan terletak di Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Diketahui, pria kelahiran Pandeglang, 10 Oktober 1992 ini merupakan seorang lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi (S. Ikom) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) tahun 2015 dan pernah aktif menjabat sebagai anggota BEM FISIP Untirta periode 2010/2011, Ketua Umum Pramuka Untirta periode 2012/2013, dan Ketua Pramuka Kodim 0601 Pandeglang periode 2013/2014.

Baca juga: Batu Quran, Wisata Religi Unik dan Penuh Misteri di Pandeglang, Berikut Kisah dari Anak Juru Kunci

Baca juga: Wisata Religi di Banten, Ziarah ke Makam Pangeran Jaga Lautan di Pulau Cangkir

Sebelum memutuskan untuk fokus mengelola tempat wisata religi ini, Saefullah pernah berkarir sebagai Art Director di sebuah Komunitas Perfilman Banten dan Rumah Produksi, Kremov Pictures dan juga komunitas Snaapfilm yang berkolaborasi langsung dengan Trans Media.

Saefullah mengaku bahwa menjadi penerus juru kunci Batu Quran merupakan sebuah takdir yang memang sudah Tuhan berikan kepadanya.

"Mungkin takdir ya. Jadi saya sudah engga bisa mungkir dari takdir yang Allah kasih ke saya buat menjaga tempat warisan kakek moyang ini. Selama saya mampu, saya akan pertahanin," ujar Saefullah kepada TribunBanten.com melalui pesan whatsapp. Sabtu (2/1/2021).

Pengunjung berendam di pemandian Batu Quran yang terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya di Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (29/12/2020). Batu Quran, Wisata Religi Unik dan Penuh Misteri di Pandeglang, Berikut Kisah dari Anak Juru Kunci.
Pengunjung berendam di pemandian Batu Quran yang terletak di kaki Gunung Karang, tepatnya di Desa Kadubungbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten, Selasa (29/12/2020). Batu Quran, Wisata Religi Unik dan Penuh Misteri di Pandeglang, Berikut Kisah dari Anak Juru Kunci. (Tribunbanten.com/Wijanarko)

Ia menuturkan bahwa saat ini banyak sekali masyarakat yang lupa akan sejarah. Sehingga karena hal tersebutlah Ia termotivasi dan akan tetap bertahan untuk menjadi calon penerus Juru Kunci Batu Quran ini.

Sebagai salah seorang pengurus tempat sejarah, Ia berpesan agar masyarakat mau ikut turut serta dalam menjaga dan merawat tempat sejarah yang ada.

"Pesan saya, rawatlah apa yang harus kita rawat dan hargailah apa yang sudah ada dan jangan sesekali pertanyakan sesuatu yang memang tidak ada," ujarnya.

Baca juga: Ratusan Warga Bandel Terobos Kawasan Wisata Religi Banten Lama via Jalur Tikus

Diketahui, Batu Quran ini muncul pertama kali berkaitan erat dengan kisah salah satu ulama Banten yang amat terkenal di abad 15 Masehi. Beliau tidak lain adalah Syekh Maulana Mansyuruddin.

Menurut Saefullah, kemunculan Batu Qur’an tersebut merupakan lokasi pijakan Syekh Maulana Mansyuruddin ketika beliau pulang dari tanah suci Makkah setelah beribadah haji.

Destinasi wisata religi Batu Quran ini beroperasi setiap hari dari pukul 08.00-17.00.

Bagi masyarakat yang ingin mamasuki kawasan wisata religi ini, akan dikenakan biaya sebesar Rp 10.000,- untuk biaya perawatan dan kebersihan.

Penulis: Wijanarko
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved