Breaking News:

Tak Ada Rekrutmen CPNS Untuk Guru, Wakil Ketua DPRD Banten: Sama Saja Memupus Cita-Cita Guru

hal itu sama saja tidak menghargai jasa para pahlawan yang tidak pernah lelah dalam memberikan kontribusi untuk memutuskan mata rantai kebodohan.

Tribunnews.com
Peserta bersiap untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/2/2020). Badan Kepegawaian Daerah atau BKD DKI Jakarta mencatat pelamar CPNS DKI Jakarta pada 2019 sebanyak 50.528 pelamar, peserta yang lolos administrasi dan lolos tes SKD untuk mengisi 3.390 formasi CPNS yang disediakan Pemprov DKI Jakarta. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten, Nawa Said Dimyati menanggapi keputusan pemerintah yang tidak akan membuka rekrutmen CPNS untuk formasi guru pada tahun 202.

Menurutnya, hal itu sama saja tidak menghargai jasa para pahlawan yang tidak pernah lelah dalam memberikan kontribusi untuk memutuskan mata rantai kebodohan.

Ia juga menjelaskan, seharusnya pemerintah berterima kasih atas dedikasi mereka yang berada di pelosok negeri yang terus menerus memberikan pembelajaran kepada siswa-siswi tanpa mengenal kata menyerah.

"Mereka pasti kecewa, banyak dari mereka yang bermimpi menjadi PNS. Akan tetapi hal itu bisa saja putus dengan adanya rencana tersebut," katanya saat dihubungi, Selasa (5/1/2021).

Baca juga: Kemendikbud: Formasi CPNS Guru Masih Tetap Ada, Guru PPPK dengan Kinerja Terbaik Berkesempatan Besar

Baca juga: Gara-Gara Ini Rekrutmen CPNS Untuk Guru Ditiadakan Tahun 2021, Tak Dapat Uang Pensiun

Nawa mengatakan mungkin sebagian dari para guru honorer sudah memasuki usia yang mulai rentan dan ingin memberikan kontribusi yang maksimal.

Ia juga berpendapat dengan tidak bisanya tenaga guru honorer menjadi PNS akan semakin melemahkan semangat mereka untuk memperjuangkan pendidikan hingga pelosok.

Ia pun berharap, agar pemerintah kembali meninjau keputusan tersebut dan kembali membuka rekrutmen CPNS untuk formasi guru 2021.

"Semoga saja untuk tahun berikutnya dibuka kembali, karena kalau enggak dibuka lagi pemerintah sama aja dengan memotong harapan atau cita-cita para guru yang mempunyai keinginan menjadi PNS," terangnya.

Sebelumnya, Kepala BKN Bima Haria Wibisana menyatakan, pemerintah hanya berencana membuka 1 juta formasi guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada 2021.

Ia juga mengatakan ada kemungkinan kedepannya Pemeritah tidak menerima guru dengan status CPNS.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved