Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Panongan, Diduga Alami Pendarahan Usai Cuci Darah
Seorang pria berinisial B (45) ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah di Kabupaten Tangerang
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN TANGERANG - Seorang pria berinisial B (45) ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah di daerah Nalagati, Mekar Bakti, Panongan, Kabupaten Tangerang, Kamis (7/1/2021).
Menurut Kanit Reskrim Polsek Panongan, Ipda Agus S, mengatakan jika peristiwa ini bukan pembunuhan melainkan B mengalami pendarahan sehabis melakukan cuci darah.
"Tadi setelah kita cek TKP dan diperiksa beberapa saksi, serta ada saksi dari rumah sakit ciputra, kalau B ini lagi berobat HD (gagal ginjal) saya juga gak begitu paham,"
"Lalu tadi pagi dia ini cuci darah, namun ditemukan siang dia minta tolong tapi sudah dalam keadaan mengeluarkan darah banyak dari tubuhnya," kata Agus saat dihubungi oleh TribunBanten.com.
Kejadian ini terjadi hari ini pada pukul 12.15 WIB.
Menurut Agus berdasarkan informasi dari saksi, B keluar rumah meminta tolong tetangganya yang bernama Santi.
Karena panik Santi memanggil Aris Sutandar (Saksi) tapi setelah datang, B sudah kejang-kejang dengan darah yang semakin banyak dari tubuhnya.
"Kata saksi si darahnya dari bagian yang habis dia cuci darah itu keluar semua darahnya," jawab Agus.
Baca juga: Kronologis Pembunuhan Janda Penjual Manisan, Sempat Cekcok Mulut, Pelaku Sakit Hati Kerap Dihina
Baca juga: Fakta Mengerikan Pembunuhan di Kalibata, Mutilasi 2 Hari dan Tanya Pin Ponsel saat Korban Sekarat
Agus mengkonfirmasi jika B tewas karena tidak mendapat penanganan secara cepat sehingga darah yang dikeluarkan mengakibatkan nyawanya tak tertolong.
"Sudah meninggal karena pendarahannya banyak banget kan, telat ditangani juga karena warga takut jadi nunggu kita datang," jelasnya.
Agus menambahkan menurut keterangan dari pihak rumah sakit ciputra yang ia terima sejauh ini, B memang sedang dalam pengobatan untuk penyakit gagal ginjalnya.
"Saya belum tahu lebih lanjutnya, info sementara ya dia ini gagal ginjal terus habis cuci darah, pas pulang ke kontrakan tiba-tiba pendarahan," jawabnya.
Jenazah B saat ini berada di Rumah Sakit Umum Balaraja untuk dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematiannya.
Untuk barang bukti yang ditemukan berupa botol infus, jarum bersama dengan selang infus yang masih menempel di bawah leher sebelah kanan, luka di tangan kanan, kursi plastik putih, struk berobat di rumah sakit Ciputra dan satu ponsel Samsung berwarna hitam.
"Untuk sementara segitu dulu ya, kami juga sedang mendalami," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/pria-gagal-ginjal-bersimbah-darah.jpg)