Breaking News:

Dua Pengunjung Mabuk Rebutan DJ Wanita di Tempat Hiburan Malam di Serang, Korban Luka Tusuk

E tidak terima dan emosi mendengar hal itu. Dia dan bersama beberapa temannya mencari R dan menemukannya di lantai dansa atau floor dance.

Istimewa
Ilustrasi tempat hiburan malam 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Dua orang pemuda paruh baya diduga mabuk terlibat keributan di tempat hiburan malam Star Queen (SQ), Jalan Lingkar Selatan, Kabupaten Serang, Kamis (7/1/2021) dini hari. Keributan 

Keributan diduga dipicu perebebutan Disc Jockey (DJ) wanita di di tempat hiburan malam tersebut.

Kejadian bermula pada pukul 20.00 WIB, seorang DJ wanita berinisial N mengundang korban R untuk berkunjung ke karaoke.

Selesai berkaraoke, seorang pengunjung pria berinisial E datang dan menghampiri DJ tersebut. 

DJ tersebut tak bisa lama berbincang lama dengan E karena telah ditunggu R yang mengajaknya bertemu di lokasi yang sama.

E tidak terima dan emosi mendengar hal itu. Dia dan bersama beberapa temannya mencari R dan menemukannya di lantai dansa atau floor dance.

Seorang rekan E menghujamkan pisau ke tubuh R. 

Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Indra Feradinata saat dihubungi membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan sedang mencari pelaku penusukan.

"Oh iya, lagi kita kroscek dulu. Satu korbannya. (Kronologis) biasalah ada kelahi-kelahi gitu, tapi masih kita lagi lidik dulu, ngumpulin informasi dulu," ujarnya saat dihubungi, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Bermodus Bantu Antar Pulang, Dua Siswi SMP Digilir 7 Pemuda Mabuk di Kebun di Serang

Baca juga: Ada-ada Saja, Kapolsek hingga Danramil Dikunci di Dalam Klub Malam saat Razia Prokes, Ini Ceritanya

Ilustrasi pengeroyokan dan dihakimi massa
Ilustrasi pengeroyokan dan dihakimi massa (Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik)

Saat ini, pihaknya masih melakukan pencarian lebih lanjut terkait penusukan yang terjadi disalah satu tempat hiburan malam yang ada di Jalur Lingkar Selatan tersebut.

"Anggota lagi fokus nyari informasi dulu. Kalau mabuknya kita enggak fokus, kita fokus ke korbannya dulu, nanti kalau ada perkembangan, nanti kita kabari," tegasnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved