Breaking News:

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu di Peti Alpukat, 3 Orang Diamankan, 1 Tewas Ditembak

Aparat gabungan Polres Cilegon dan Polres Serang Kota menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu.

istimewa
Aparat gabungan Polres Cilegon dan Polres Serang Kota menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu. 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Aparat gabungan Polres Cilegon dan Polres Serang Kota menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu.

Sabu diselundupkan melalui paket buah alpukat yang dikirim dari Pulau Sumatera menuju ke Provinsi Banten dan daerah di sekitarnya.

"Ditimbun di boks Alpukat sebanyak 13,8 Kg," kata Kapolres Kota Cilegon, AKBP Sigit Haryono, saat ditemui di Mapolres Kota Cilegon, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Sebulan Polisi Sita 171.245 Butir Obat Narkotika di Banten, Dijual di Toko Kelontong hingga Kosmetik

Pengungkapan itu berhasil dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat terjadi peredaran narkoba pada saat malam pergantian tahun.

Kronologi awalnya bermula pada 1 Januari 2021 terdapat paket berisi boks berisi Alpukat yang dikirim dari Pulau Sumatera dan diletakan di salah satu rumah makan di area pelabuhan Merak.

Akan tetapi, hingga beberapa jam kemudian tidak ada satupun yang mengambil barang tersebut.

"Ketika ditunggu kemungkinan besar orang yang akan mengambil ini sudah mengetahui," ujarnya.

Lalu, pada 1 Januari 2021 pukul 16.00 WIB, tim Satreskoba Kota Cilegon dibantu Polres Serang Kota bergerak cepat menuju Sumatera untuk mengejar pengiriman narkoba.

Menurut Sigit, barang itu berasal dari Sumatera Barat tepatnya di Kabupaten Tanah Datar. Paket narkoba dikirim menggunakan kendaraan umum menuju pulau Jawa.

Setelah proses pengejaran, tim menangkap tersangka ZE (30) diamankan di kediamannya setelah berkoordinasi dengan Polres setempat.

"Dari hasil interogasi dan pendalaman dari tersangka ternyata ada dua tersangka lainnya yang jaraknya dekat dengan tersangka ZE," ujarnya.

Baca juga: Polresta Bandara Soekarno-Hatta Musnahkan 893,7 Gram Sabu, Jaringan Narkotika Lintas Provinsi

Saat hendak diamankan, tersangka MS melarikan diri menuju Riau. MS masih dilakukan pengejaran.

Tim mengejar dan mendapatkan informasi berselang satu hari kemudian tersangka lainnya telah kembali ke tempat asalnya.

"Pada saat akan ditangkap, MS melakukan perlawanan terhadap petugas yangg akan menangkap, dengan berusaha merebut senpi kemudian petugas melaksanakan peringatan, kemudian melakukan tindakan tegas terukur di kaki sebelah kiri," katanya.

Pasca dilakukan tindakan tegas, pelaku pun dilarikan ke rumah sakit dan tidak dapat tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit lima puluh kota.

Terakhir, kedua tersangka lainnya yang berhasil dimankan disangkakan pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 dengan maksimal hukuman 6-20 tahu penjara atau hukuman mati.

Baca juga: Sabu Kemasan Teh Beredar di Tangerang, Sindikat Pengedar Dikomandoi Tukang Fotocopy

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved