Breaking News:

Kisah Dibalik Danau Tasikardi, Ada 'Pulau' di Tengahnya Hingga Warisan Kesultanan Banten Kedua

Danau Tasikardi merupakan danau buatan yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Banten kedua (1570-1580), yaitu, Sultan Maulana Yusuf.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Danau Tasikardi di Kabupaten Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Maarif

TRIBUNBANTEN, KABUPATEN SERANG - Danau Tasikardi dapat dijadikan tempat menghabiskan waktu bersama anak di akhir pekan.

Tempatnya yang teduh ditambah semilir angin karena banyak pohon sehingga tidak perlu khawatir kepanasan jika ke sini pada siang hari.

Danau Tasikardi berlokasi di Jalan Banten Lama, Kelurahan Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.

Dari papan keterangan yang ada di dekat pintu masuk, Danau Tasikardi merupakan danau buatan yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Banten kedua (1570-1580), yaitu, Sultan Maulana Yusuf.

Di tengah danau dibangun sebuah pulau buatan yang bernama Pulau Kaputren.

Baca juga: Terpeleset saat Memancing di Danau Bekas Galian Pasir, Pemancing Ditemukan Tewas Esok Harinya

Baca juga: Mancing di Danau Tasikardi Serang, Bayar Rp 10 Ribu Bisa Mancing Sampai Puas

Danau Tasikardi merupakan aset milik Pemerintah Provinsi Banten yang memiliki luas tanah 20 hektar. Sedangkan untuk danaunya sendiri seluas enam hektar.

Salah seorang pengunjung, Indira Libratinsyah (30) mengatakan tempatnya sangat enak dan bagus sebab anak sangat senang.

"Keluarga saya sering ke sini soalnya jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah saya," ujarnya.

Ia juga menambahkan kalau tempat ini sangat cocok untuk mengajak anak-anak. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved