Breaking News:

Kisah Dibalik Danau Tasikardi, Ada 'Pulau' di Tengahnya Hingga Warisan Kesultanan Banten Kedua

Danau Tasikardi merupakan danau buatan yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Banten kedua (1570-1580), yaitu, Sultan Maulana Yusuf.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Danau Tasikardi di Kabupaten Serang 

Banyak permainan yang menghibur dan cocok untuk kalangan anak-anak usia di bawah 12 tahun.

Danau Tasikardi di Kabupaten Serang
Danau Tasikardi di Kabupaten Serang (TribunJakarta.com/Khairul Maarif)

Dari pantauan Tribunbanten.com pada minggu (10/01/2021) setidaknya ada lima permainan yang ramah anak.

Ada permainan mewarnai yang boleh dibawa pulang seharga Rp. 10.000, menangkap ikan yang mendapatkan tiga ekor seharga Rp. 10.000, komedi/kereta mainan seharga Rp. 10.000 bisa sepuasnya, sedangkan untuk ayunan dan perosotan gratis.

Kata salah seorang pedagang kereta mainan, Ikbal Kurnia (23) sebelumnya di danaunya ada wahana bebek-bebekan, namun sudah sejak lama tidak ada.

"Lupa sih sejak kapan sudah ga adanya, tapi dari sebelum pandemi Covid-19 juga udah ga ada," katanya saat ditemui Tribunbanten.com.

Pihak pengelola Danau Tasikardi tidak ada yang bisa ditemui satupun di lokasi pada Minggu (10/01/2021).

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved