Batik Banten Mukarnas Miliki Koleksi Batik Bercorak Artefak Kesultanan Banten, Libatkan Arkeolog UI

Batik Banten Mukarnas bukan hanya sekadar menjual kain batik saja, di sana juga disediakan pelatihan batik untuk siapa saja yang menginginkan.

Penulis: Khairul Maarif | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Koleksi batik di Batik Banten Mukarnas 

Laporan Wartawan TribunBanten.com  Khairul Maarif

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ada yang menarik dari koleksi batik milik Batik Banten Mukarnas ini.

Corak batik yang ada pada batik-batiknya ini menggambarkan sejarah Kesultanan Banten.

Batik Banten Mukarnas ini didirikan oleh Uke Kurniawan, seorang pensiunan PNS yang merupakan pelopor batik motif khas Banten yang pertama.

Pengelola Batik Banten Mukarnas, Yuniawati (50) menceritakan, Uke Kurniawan memilih pensiun dini dari PNS lalu mendirikan usaha batik ini sejak tahun 2003.

"Beliau (Uke Kurniawan) meninggal pada tanggal 25 Februari 2019. dan sekarang diteruskan oleh istrinya Nani Suryani," katanya saat ditemui di galeri Batik Banten Mukarnas di Jalan Bhayangkara No. 5, Kelurahan Cipocok Jaya, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten

Lanjutnya, motif yang ada pada koleksi Batik Banten MUkarnas ini diambil dari artefak peninggalan Kesultanan Banten Lama.

"Pak Uke dulunya dibantu oleh para arkeolog dari UI dalam menentukan artefak yang akan dituangkan dalam kain Batik Banten," katanya.

Batik Banten Mukarnas bukan hanya sekadar menjual kain batik saja, di sana juga disediakan pelatihan batik untuk siapa saja yang menginginkan.

Pelatihan itu dilakukan setiap hari mulai dari anak TK sampai para mahasiswa.

"Karena sekarang situasinya masih pandemi begini jadi hampir ga ada satu tahun ini," tambah Yuniawati.

Padahal biasanya sebelum pandemi biasanya sehari sekitar 100 sampai 200 orang.

Namun karena pandemi menjadi turun drastis peserta pelatihan yang ada.

"Sekarang paling kalau pelatihan cuma satu atau dua orang aja perorangan bukan dari instansi," jelasnya.

Saat ini, ada lebih sekitar 75 motif khas dari Batik Banten dengan yang sudah diberikan hak paten sebanyak 50 motif.

"Setiap tahun kita selalu ada motif baru namun tidak pernah lepas dari artefak Kesultanan Banten," tambahnya

Harga kain batiknya yang paling murah Rp. 130.000 per 2,30 meter dengan lebar 1,15 meter.

Sedangkan untuk harga yang paling mahal ada di angka Rp. 2.000.000 per 2,30 meter dengan lebar 1,15 meter.

"Ukuran segitu sudah cukup digunakan sampai XXL," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved