Breaking News:

Virus Corona

Setelah Presiden Jokowi, Kepala Daerah Divaksin Covid-19, Gubernur Anies Baswedan Tak Jadi Sasaran

Setelah Presiden Joko Widodo, giliran menteri di Kabinet Indonesia Maju, pejabat tinggi negara, pemuka agama, kepala daerah, hingga elemen masyarakat.

Penulis: Glery Lazuardi | Editor: Glery Lazuardi
Capture YouTube Sekretariat Presiden RI
Presiden RI, Jokowi menjadi orang pertama di Indonesia yang disuntik vaksin Sinovac Covid-19 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah mendapatkan suntik vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Setelah Presiden Joko Widodo, giliran menteri di Kabinet Indonesia Maju, pejabat tinggi negara, pemuka agama, kepala daerah, hingga elemen masyarakat.

Apakah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria akan mendapatkan vaksin?

Ternyata, Anies dan wakilnya itu tidak masuk sasaran utama penerima vaksin Covid-19 di Jakarta.

Hal ini, karena mereka pernah tertular virus Covid-19.

"Bukan jadi sasaran vaksinasi saat ini," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti saat dihubungi, Rabu (13/1).

Dia mengungkapkan tata cara pemberian vaksin.

Menurut dia, ada 16 pertanyaan yang diberikan kepada calon penerima vaksin.
Salah satu pertanyaannya adalah apakah pernah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Begitu (jawabannya) ya, itu langsung tidak masuk dalam kriteria sasaran," ujarnya.

Baca juga: Suntik Vaksin Covid-19 Presiden Joko Widodo, Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Gemetaran

Baca juga: Presiden Joko Widodo Divaksin Covid-19, Ini Risiko yang Bisa Diterima

Sasaran utama penerima vaksin di Jakarta adalah para tenaga kesehatan.

Sebagai langkah awal, lanjutnya, sesuai kebijakan pemerintah pusat, ada keterwakilan berbagai unsur, termasuk tokoh ada proses vaksinasi pertama.

Tujuannya, untuk memberikan contoh kepada masyarakar agar tak perlu takut menerima vaksin Covid-19.

"Kami masih memastikan dulu untuk pencanangan nanti, jadi nanti tanggal 15 tunggu saja, karena ada kriteria, secara garis besar mulai dari birokrat, organisasi masyarakat, organisasi profesi, seperti itu," tuturnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved