Breaking News:

Polresta Bandara Ungkap Kasus Pemalsuan Surat Kesehatan Swab PCR, Pelaku Ubah Keterangan Covid

Komplotan pelaku pemalsuan surat kesehatan hasil Swab PCR diamankan jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat melakukan ekspos pengungkapan pencurian laptop di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (30/12/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Komplotan pelaku pemalsuan surat kesehatan hasil Swab PCR diamankan jajaran Polresta Bandara Soekarno Hatta, Tangerang.

Dari kasus ini polisi berhasil mengamankan 15 pelaku. Di antaranya MHJ, ZAP, DA, NH, UB, AA, UU, YS SB, SC, IS dan PA. Sedangkan tersangka lainnya yakni AY, SN, CY, serta RAS yang dinyatakan almarhum.

"Dokumen kesehatan tersebut berupa hasil negatif Swab PCR dari berbagai instansi kesehatan yang digunakan sebagai pemenuhan persyaratan penggunaan moda transportasi udara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (18/1/2021).

Baca juga: Bus Trans Kota Tangerang Rute Bandara Soekarno-Hatta Sudah Beroperasi, Tarif Rp 2000 Jauh-Dekat

Baca juga: Akses Jalan Kota Tangerang Menuju Bandara Soekarno-Hatta Terlihat Hancur dan Penuh Lubang

Dia menjelaskan, insiden itu berawal ketika jajaran Polresta Bandara Soetta mendapatkan laporan pafa Kamis (7/1/2021).

Kemudian dilakukan proses penyelidikan dan mendapati adanya dugaan oknum masyarakat yang memproduksi dokumen kesehatan palsu.

Kemudian dilanjutkan dari upaya penyelidikan lebih lanjut. Dan berhasil mengamankan sembilan tersangka.

"Mereka ini melakukan aksinya dengan berbagai peran dalam memproduksi surat kesehatan palsu sebagai persyaratan menggunakan jasa penerbangan," ucapnya.

Petugas juga telah menghubungi pihak Naraya Medical Center, Farmalab dan fasilitas kesehatan perihal hasil PCR yang diduga palsu tersebut.

"Dan mendapatkan keterangan bahwa surat hasil negatif Swab PCR, rapid antibodi mau pun rapid antigen itu adalah palsu," katanya.

Akibat perbuatannya tersebut pelaku dijerat Pasal 93 Jo Pasal 9 Ayat (1) Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan.

Atau Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dan Pasal 263 atau Pasal 268 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Baca juga: SIMAK! Lokasi Tes Covid-19 di Bandara Soekarno-Hatta, Beserta Jadwal dan Harga

Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Layani Rapid Test Antigen, Calon Penumpang Mengantre untuk Jalani Pemeriksaan

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Sindikat Pemalsuan Surat Kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta Terancam Pidana Enam Tahun Penjara

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved