Breaking News:

Tragedi Sriwijaya Air

Viral Suara 'Tolong' di Video Petugas Damkar Saat Cari Korban Sriwijaya Air, Ini Analisa Roy Suryo

Video tersebut diambil oleh anggota petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kepulauan Seribu saat melakukan pencarian korban Sriwijaya Air SJ 182.

Capture TikTok @abdulaziz171
video Rekaman suara Sriwijaya Air SJ 182 yang menangkap suara diduga suara tolong saat melakukan pencarian korban Sriwijaya Air SJ 182 

"Viral Video durasi 18 dtk dari Akun TikTok @abdulazis171 yg disebut2 suara "Teriakan Korban2 SJ-182" (?). Kasus "noise" begini kerap terjadi saat Mic kena Angin yg kuat, apalagi cuman HP. Makanya Mic Profesional selalu dilengkapi Muffler / Silencer agar Suara masuk "Klir" tulisnya.

Ia melanjutkan, seharusnya fenomena suara 'tolong' tersebut disikapi dengan bijak dan tidak dilebih-lebihkan, karena bisa menyinggung perasaan korban.

"Fenomena "suara aneh (?)" mesti disikapi Bijak sbg Kesalahan Teknis belaka & Jangan cepat (di) Viral (kan) yg bisa mengganggu Perasaan Keluarga Korban. Jadi dugaan pak Eko Mahendro sdh benar, Mirip2 "Musik (atau Teriakan?)" yg muncul dari Gesekan Pohon2 bambu saat Tengah Malam Up pointing index"

Bayi 11 Bulan Diidentifikasi, Gagal bertemu Ayahnya

Satu per satu korban korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182, berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. 

Pada Minggu (17/1/2021) malam, ada tambahan lima jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 teridentifikasi.

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan kelima jenazah atas nama Fao Nuntius Zai (11 bulan), Yunni Dwi Saputri (34), Ius Iskandar (52).

Oke Dhrrotu​ Jannah (24), dan satu korban lagi yang tidak bersedia namanya dipublikasikan di media massa karena pertimbangan tertentu.

“Keluarganya menginginkan agar identitasnya tak disampaikan dan kami menghargai dan menghormatinya," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas (Karopenmas Divhumas) Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com, Minggu malam.

Rusdi mengatakan, tim DVI Polri akan terus melakukan proses identifikasi sehingga polisi bisa memberikan kepastian pada keluarga korban.

Halaman
1234
Penulis: Yudhi Maulana A
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved