Breaking News:

Kisah Kristen Gray, Ajak WNA ke Bali Karena Hidup Murah & Ramah LGBT Hingga Buron & Dideportasi

Kristen Gray merasa tidak melakukan pelanggaran keimigrasian. Dia justru merasa dirinya dideportasi lantaran komentarnya terkait LGBT.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
Kompas.com/ Imam Rosidin
Kristen Antoinette Gray (baju hitam) dan pasangannya Saundra Michelle Alexander (baju kuning) di Kanim Denpasar, Selasa (19/1/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Sempat membuat geger publik Indonesia, berikut Kisah Kristen Gray, Ajak WNA ke Bali Karena Hidup Murah & Ramah LGBT Hingga Ditangkap & Dideportasi.

Buntut postingan tentang Bali yang viral di media sosial, Kanwil Kemenkumham Bali memutuskan mendeportasi Kristen Antoinette Gray dan pacar wanitanya, Saundra Michelle Alexander.

Keduanya segera dideportasi karena menyebarkan informasi yang dianggap meresahkan masyarakat.

1. Bermula cuitan ajak WNA ramai-ramai tinggal di Balin dan Alasan LGBT

Kisah Kristen Gray bermula saat dia mencuitkan informasi di akun twitter-nya, @kristentootie, pada Sabtu (16/1/2021).

Dalam awal cuitannya, Kristen Gray menceritakan bahwa dia sudah tinggal di Bali sejak awal 2020.

Gray sebelumnya tinggal di Amerika Serikat (AS) dan kehilangan pekerjaannya.

Di Bali dirinya mengaku bekerja di bidang desain grafis.

Selama tinggal di Bali, Gray mengaku betah karena biaya hidup yang cukup murah.

Dalam hal biaya tempat tinggal, dia mengeluarkan uang 300 dolar AS di Bali, padahal di AS, dia bisa menghabiskan 1.300 dolar AS.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved