Breaking News:

Calon Kabareskrim

Eks Kapolda Banten jadi Calon Kuat Kabareskrim Pengganti Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahmad Dofiri

Salah satunya menindak pelaku aksi kekerasan di jalanan yang sering disebut masyarakat Yogyakarta dengan istilah "klitih”.

Editor: Abdul Qodir
Trubun Jogja
Eks Kapolda Banten jadi Calon Kuat Kabareskrim Pengganti Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahmad Dofiri 

TRIBUNBANTEN.COM - Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane melansir ada empat jenderal Polri masuk dalam bursa calon kuat Kabareskrim Polri pengganti Komjen Pol Listyo Sigit.

Keempat jenderal itu adalah Irjen Pol Wahyu Widada (Kapolda Aceh), Irjen Pol Nico Alfinta (Kapolda Jawa Timur), Irjen Dofiri (Kapolda Jawa Barat), dan Irjen Wahyu Adhinigrat (Wakabareskrim Polri).

Nama Irjen Ahmad Dofiri yang pernah menjadi Kapolda Banten masuk sebagai salah satu calon kuat Kabareskrim Polri, menggantikan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Diketahui, pengajuan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Idham Aziz yang segera pensiun, tinggal selangkah lagi.

Komjen Pol Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo telah disetujui sebagai Kapolri oleh Komisi III DPR setelah lulus dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada Kamis (21/1/2021) kemarin.

Jika tidak ada aral melintang segera dilantik sebagai Kapolri jika para anggota Dewan menyetujui pengajuannya dalam Rapat Paripurna DPR dalam waktu dekat.

Lalu, siapakah Irjen Ahmad Dofiri?  

Profil Irjen Ahmad Dofiri

Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri ketika diwawancarai awak media di kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, senin (22/5/2017).
Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri ketika diwawancarai awak media di kantor Kepatihan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, senin (22/5/2017). (KOMPAS.com/Teuku Muh Guci S)

Melansir dari Wikipedia, Irjen Ahmad Dofiri lahir di Indramayu, Jawa Barat pada tanggal 4 Juni 1967 (53 tahun).

Irjen Ahmad Dofiri saat ini menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat sejak 16 November 2020. 

Dia menggantikan Irjen Rudy Sufahriadi yang dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Jabar karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan.

Hal tersebut tertuang dalam surat telegram Kapolri bernomor ST/3222/XI/KEP./2020 tertanggal 16 November 2020.

Pria kelahiran Indramayu, Jawa Barat, 4 Juni 1967 tersebut merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1989.

Bahkan dirinya merupakan penerima bintang Adhi Makayasa sebagai lulusan Akpol terbaik.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved